Jakarta – Kabupaten Kuningan kembali menegaskan julukannya sebagai “lumbung atlet atletik” Jawa Barat. Dari lintasan tanah di kebun hingga podium nasional, tradisi mencetak pelari, pelempar, dan pelompat berprestasi tak pernah putus.
Tradisi lahirkan atlet atletik pemecah Rekor Nasional pun terus mengalir dari Tanah Kuningan ini, tercatat nama-nama seperti Dudung pada nomor lontar martil putra, Tresna Puspita Gusti Ayu lontar martil & lempar cakram putri, Eki Febri Ekawati tolak peluru putri, Alif M Baskar dasalomba putra dan lompat tinggi remaja putra, serta Nathasya Mahdalita lontar martil remaja putri.
Dan lagi-lagi dari area pelatihan di kebun Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, dibawah kibaran bendera Cilimus Atletic Club (CAC), dipenghujung bulan Juni 2026 kembali lahir pencetak Rekor Nasional atas nama Raya Shakila Andini, dari nomor lompat tinggi U16 (Under 16/atlet berusia di bawah 16 tahun) putri.
Pelatih CAC, Agus Samsudin menerangkan, bahwa Raya Shakila Andini, siswi kelas 8 naik ke kelas 9 SMPN 1 Cilimus telah berhasil menyisihkan pemegang Rekor Nasional lompat tinggi putri sebelumnya, yakni Anang Agung Istri dari Bali, dengan lompatan setinggi 140 cm, sedangkan lompatan Raya hingga mencapai 150 cm.
Pemecahan rekor ini diukir Raya dalam event Kejuaraan Nasional Atletik dan Indonesia U18 Open Championships Jakarta 26, yang berlangsung di Stadion Rawa Mangun, Jakarta, Minggu (28/6/2026), dengan mendudukan Avisha Mecca Nadir, atlet asal Banten yang memiliki lompatan 140 cm pada posisi juara 2, serta Athaya Sifa dari Jakarta, lompatan 135 cm di posisi juara 3.
“Raya berhasil melompat sempurna setinggi 150 cm. Sehingga, selain meraih medali emas di nomor lompat tinggi U16 putri Kejurnas Atletik dan Indonesia U18 Open Championships Jakarta 26, dia juga telah menggantikan posisi Anang atlet atletik dari Bali, pemecah Rekor Nasional sebelumnya yang memiliki tinggi lompatan 140 sentimeter,” terang Agus.
Dijelaskan Agus, remaja kelahiran 16 Juli 2012, dan merupakan anak kedua dari pasangan Budi Santoso dan Yani Nurcahya, warga Dusun Kliwon, Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus itu memang tak hanya memiliki talenta kuat di bidang atletik, tetapi juga kemauan yang keras sejak kecil.
“Raya yang merupakan adik dari Gilang M Baskar yang juga atlet lompat tinggi Kuningan, sudah memperlihatkan bakatnya sejak kecil, bahkan dia mulai berlatih di CAC sejak kelas 3 SD. Sebelum memecahkan Rekor Nasional, terakhir dia lolos sekaligus meraih prestasi sebagai juara 1 di Popda Jabar,” jelas Agus.
Agus menambahkan, selain Raya mempersembahkan medali emas sekaligus memecahkan Rekor Nasional, satu lagi atlet binaan CAC, yaitu Muara Elfaz berhasil merebut medali perak di nomor lompat tinggi remaja putra dalam ajang Kejurnas Atletik dan Indonesia U18 Open Championships Jakarta 26 tersebut. (Yud’s)

