Kuningan – Kebakaran hebat hanguskan bangunan kandang ayam dan puyuh milik Andi (47), warga Rt.11/04, Dusun 2, Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (17/6/2026) dini hari, atau sekitar pukul 04.00 WIB.
Menurut keterangan Andi, pemilik peternakan, kejadian itu bermula saat dirinya yang tengah menunggui kandang ayam dan puyuh tersebut sekitar pukul 02.00 WIB pulang sebentar ke rumahnya, untuk beristirahat, sekaligus mengambil kopi.
Tetapi, sekitar pukul 04.00 WIB Andi dikejutkan dengan teriakan para warga, serta beberapa tetangganya datang membawa kabar, bahwa telah terjadi kebakaran di kandang ayam dan puyuh miliknya. Lalu, bersama warga Andipun langsung melakukan pemadaman dengan mempergunakan air dan material yang ada di sekitar lokasi.
“Karena api semakin membesar, sekaligus sulit dikendalikan, Bapak Abdurahim langsung menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan memadamkan api,” ujar Andi.
Sementara, Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Andri Arga Kusumah menjelaskan, setelah mendapat laporan terjadinya kebakaran di Desa Pamulihan, sekitar pukul 04.53 WIB, dirinya langsung meluncur ke lokasi kejadian bersama 8 anggota piket Regu 3, dengan membawa serta 2 Randis Pancar.
“Dengan dibantu pihak kepolisian, aparat, serta warga desa setempat kami melakukan pemadaman selama kurang lebih 2 jam. Kemudian, dilanjutkan dengan pendinginan, juga melakukan pengumpulan bahan keterangan dan menanyakan saksi-saksi di lokasi,” jelas Andri.
Meskipun tidak ada korban jiwa manusia, tetapi kata Andri, kebakaran bangunan seluas 240 m² yang diduga akibat terjadinya korsleting arus pendek itu telah menyebabkan 2000 ekor ayam, 7000 ekor puyuh, serta pakan ternak turut hangus terpanggang api.
“Dari data keterangan yang berhasil kami himpun, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Dan dampak dari peristiwa ini, pemilik kandang menderita kerugian hingga mencapai sekitar Rp305 juta,” kata Andri. (Yud’s)

