Kuningan – Tragis, seharian tidak tampak keluar rumah, DH (33), ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia dengan leher terlilit tali dan menggantung pada roster (lubang ventilasi) pintu dapur, di kediamannya Rt. 003/002, Dusun Sindangmulya, Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Selasa (7/4/2026), sekitar pukul 17.00 WIB.
Diceritakan ibu korban, Rukinah (56), jasad DH yang keseharian bekerja sebagai buruh harian lepas itu pertama kali ditemukan berawal dari kekhawatiran dirinya, karena seharian korban tidak keluar rumah, sekaligus tidak bertemu dengan dirinya.
“Dari pagi saya tidak ketemu dia, lalu saya datangi rumahnya sambil saya panggil-panggil untuk menyuruhnya makan,” ujar Rukinah.
Setelah dipanggil tak ada respons, Rukinah yang mulai curiga adanya kejanggalan, karena seluruh pintu dan jendela rumah korban tertutup, langsung membuka salah satu pintu, dan betapa terkejutnya dia saat mendapati DH dalam keadaan tergantung pada roster pintu dapur rumah korban.
Melihat kejadian tersebut, dalam keadaan terkejut bercampur panik, Rukinah pun spontan berteriak dan segera meminta pertolongan kepada saudara, tetangga sekitar rumah, juga perangkat desa setempat.
Sementara, pihak kepolisian yang segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP) usai menerima laporan menyebutkan, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tenaga Medis dari Puskesmas Garawangi dan Inafis Polres Kuningan, tidak ditemukan luka luka akibat benda tumpul ataupun benda tajam pada tubuh korban.
“Dan dari hasil pemeriksaan tersebut, diduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri,” jelasnya. (Redaksi)

