Kuningan – Tingginya intensitas curah hujan, disertai angin kencang yang terjadi ahir-ahir ini, tak hanya menimbulkan bencana pada beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan, tetapi juga berakibat terganggunya berbagai layanan masyarakat.
Seperti yang menimpa pada pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kamuning Cabang Pelayanan Cigugur, tumbangnya pohon-pohon bambu akibat kuatnya guyuran hujan dan terpaan angin kencang berdampak terputusnya kabel pompa yang melintas di Jalan Raya Cirendang, Blok Cigeureung, Kelurahan Cigugur, pada Sabtu (28/3/2026).
Menurut Kadiv Produksi PDAM Tirta Kamuning, Nunu Nugraha, pendistribusian air untuk Cabang Pelayanan Cigugur saat ini menggunakan pompa ditampung dalam reservoir lalu didistribusikan secara gravitasi. Namun, paska peristiwa tumbangnya pohon bambu yang menimpa, sekaligus membuat jalur kabel pompa terputus, pendistribusian di wilayah Cabang Cigugur tersebut menjadi terganggu.
“Pada Sabtu sore (28/3/2026) terjadi hujan besar disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan mengenai kabel pompa yang melintas di bawah pepohonan tersebut, hingga kabel pompa terputus, dampaknya pendistribusian di wilayah Cabang Cigugur terganggu,” ujar Nunu, Selasa (31/3/2026).
Nunu menjelaskan, sambil menunggu proses penggantian kabel, dilakukan antisipasi kekurangan air ke pelanggan, pendistribusian di sebagian wilayah ada yang secara bergilir, sedangkan untuk wilayah atas dipasok menggunakan armada tanki.
“Kekurangan pasokan air ini murni akibat bencana pohon tumbang. Upaya penggantian kabel harus kurang lebih satu minggu, karena untuk kabel khusus pompa kita inden, tidak seperti kabel listrik yang tersedia di toko-toko biasa. Untuk itu kami harap kepada pelanggan agar bersabar,” jelasnya. (Yud’s)

