Bandung – Jeritan warga miskin tampaknya kembali mendapat tanggapan langsung Gubernur Jawa Barat, dan kali ini Kang Dedi Mulyadi (KDM) berencana mengalokasikan anggaran beasiswa untuk murid SMA dan SMK swasta kurang mampu pada tahun ajaran 2026/2027 sebesar Rp 218 miliar.
Dijelaskan KDM, dana tersebut terdiri dari Rp 150 miliar untuk beasiswa operasional sekolah swasta dan Rp 68 miliar untuk beasiswa personal bagi siswa.
Namun, menurut KDM, data penerima beasiswa belum dapat dipastikan karena proses belajar mengajar baru dimulai pada Juni–Juli 2026. Oleh karena itu, anggaran beasiswa akan dimasukkan melalui pergeseran APBD 2026.
“Data jumlah siswa tidak mampu baru akan terlihat setelah pendaftaran tahun ajaran baru dibuka,” jelasnya.

Hal itu diamini Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman, dan Sekda memastikan anggaran bantuan pendidikan menengah untuk sekolah swasta telah tersedia di APBD 2026, serta dana Rp 218 miliar tersebut sudah tercantum dalam APBD murni, bukan anggaran perubahan.
“Meski demikian, Komisi V DPRD Jawa Barat meminta Pemprov memastikan alokasi beasiswa bagi siswa miskin benar-benar terealisasi,” ungkap Herman. (redaksi)

