Kuningan – Menjaga kedisiplinan serta meningkatkan kinerja, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat menjadi muara penegasan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, saat menyampaikan amanat sebagai pembina pada gelaran apel perdana paska cuti bersama Idul Fitri 1446 H/2025, di Halaman Setda Kabupaten Kuningan, Selasa (8/4/2025).
Hal itu disampaikan Dian, seusai mengucapkan selamat Idul Firi dan menyampaikan permohonan maaf dihadapan Wakil Bupati Tuti Andriani, Pj Sekda, SKPD, Pimpinan BUMD, Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Camat, Lurah se-Kabupaten Kuningan, serta seluruh peserta apel yang dirangkai dengan halal bihalal lingkup Setda.
“Setelah berpuasa satu bulan penuh, menahan hawa nafsu, menahan lapar dan haus, tiba saat nya kita pada hari yang fitri, momen kemenangan dan saling bersilahturahmi saling memaafkan. Momen idul fitri membawa keberkahan, semoga dengan berakhirnya Ramadhan tahun ini dapat membawa pribadi kita untuk berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Dian.
Setelah libur cuti bersama selama 11 hari, Dian meminta, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kuningan untuk kembali bekerja, beraktivitas seperti biasa dengan terus menjaga kedisiplinan, dan meningkatkan kinerja, karena ASN harus menjadi panutan, garda terdepan dalam mengentaskan permasalahan yang ada di masyarakat.
Bukti konkret dari kedisiplinan, sambung Dian, diperlihatkan pada kehadiran di apel perdana, sekaligus hari pertama kerja setelah libur Idul Fitri, dan dirinya memastikan, bagi ASN yang tidak hadir tanpa keterangan, atau tanpa alasan yang jelas akan dikenai sanksi.
“Tidak ada lagi kompromi, ASN yang tidak hadir tanpa alasan jelas harus diberi sanksi tegas,” tandasnya.
Dian menginstruksikan petugas GDD untuk menyisir seluruh perangkat daerah guna memastikan kehadiran ASN terdata secara menyeluruh. Karena menurut Dian, penegakan disiplin, menjadi langkah awal untuk membangun etos kerja pasca-Ramadhan.
“Pekerjaan kita masih banyak, permasalahan yang ada dimasyarakat satu-persatu harus kita tuntaskan. Jangan anti kritik, fokus dan luruskan niat dalam melayani masyarakat. ASN harus menjadi pribadi yang lebih bermanfaat, yang semakin memiliki empati dan semangat melayani masyarakat. Bukan hanya menjalankan program, tapi juga memenuhi harapan masyarakat,” ungkap Dian.
Pada kesempatan itu, tidak lupa Dian juga menyampaikan apresiasi terhadap ASN yang tetap bertugas selama masa libur, khususnya di sektor perhubungan, kesehatan, kebersihan, dan ketertiban umum dan Publikasi.
“Berikan penghargaan bagi ASN yang menunjukkan dedikasi tinggi,” pintanya kepada para pimpinan perangkat daerah.
Diakhir kalimatnya, Dian menyoroti berbagai persoalan sosial dan lingkungan, seperti warga yang masih dipasung, keberadaan rumah tidak layak huni di pusat kota, hingga persoalan sampah. Ia meminta jajaran pemerintahan desa, kelurahan, dan kecamatan lebih responsif terhadap kondisi masyarakat.
“Selain itu, jangan sampai ASN juga mempertontonkan gaya hidup mewah. Ini soal etika dan kepantasan, apalagi di tengah kondisi keterbatasan di masyarakat. Mari perkuat solidaritas dan loyalitas dalam melayani masyarakat, demi terwujudnya Kuningan yang lebih baik. Kami bersama Ibu Wakil Bupati tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan daerah butuh dukungan semua pihak,” tutur Dian. (Yud’s)

