Kuningan – Sikapi pernyataan dukungan penuh Komisi V DPR RI terhadap pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS), Bupati Dian Rachmat Yanuar optimis proyek strategis sepanjang 9,5 kilometer, dan merupakan kelanjutan Jalan Lingkar Timur Utara yang selama ini dinilai mampu mendorong konektivitas, sekaligus pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kuningan itu segera terwujud.
Ungkapan dukungan itu disampaikan langsung Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, saat melakukan Kunjungan Kerja Spesipik bersama jajaran Kementerian PUPR, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ke lokasi rencana JLTS di Kabupaten Kuningan, Kamis (18/6/2026).
Di hadapan Bupati Dian, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda U. Kusmana, dan sejumlah Perangkat Daerah lainnya, Syaiful Huda mengaku, bahwa pihaknya menilai Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata baru di Jawa Barat yang harus ditopang infrastruktur memadai.
“Kami di Komisi V DPR RI mendukung penuh karena Kabupaten Kuningan bertumbuh menjadi kabupaten destinasi wisata favorit di Jawa Barat. Kita perlu memberikan dukungan penuh agar infrastrukturnya siap menampung pertumbuhan daerah dan tidak mengalami ketertinggalan,” ungkap Huda.
Dijelaskan Huda, Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR mendorong pembangunan dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan ruas jalur sepanjang lima kilometer yang lahannya telah siap diusulkan melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), sedangkan sisa ruas sepanjang 4,5 kilometer dipersiapkan melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
“Kita dorong lima kilometer yang sudah siap menggunakan IJD. Sementara sisanya dipersiapkan melalui SBSN sehingga pembangunan dapat berjalan berkelanjutan sampai tuntas,” jelas Huda.
Pihak Kementerian PUPR menambahkan, terdapat dua alternatif skema pembiayaan pembangunan JLTS. Pertama, melalui IJD yang memungkinkan pembangunan dilakukan lebih cepat dan secara multiyears. Kedua, melalui skema SBSN untuk periode anggaran 2027-2029.
Sementara, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memastikan, kegiatan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke lokasi rencana JLTS menjadi pertanda baik akan segera dilakukannya pembangunan jalan yang merupakan tindak lanjut dari Jalan Lingkar Timur Utara tersebut.
“Dengan dukungan pemerintah pusat dan Komisi V DPR RI, saya yakin jalan ini akan menjadi jalur utama yang mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, jasa, dan perdagangan di Kabupaten Kuningan,” ujar Dian.
Dian menegaskan, pembangunan JLTS sangat dibutuhkan, mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kuningan setiap akhir pekan maupun musim liburan.
“Kuningan kini menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Jawa Barat bagian timur. Dengan hadirnya JLTS, arus lalu lintas akan semakin lancar sekaligus membuka akses baru yang mendukung pertumbuhan kawasan wisata dan investasi,” ucapnya.
Perihal permintaan Komisi V DPR RI, agar Pemkab Kuningan segera menuntaskan proses pembebasan lahan yang masih tersisa, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan Putu Bagiasna memaparkan, bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp14 miliar untuk menyelesaikan sisa pembebasan lahan.
“Hari ini dalam RKA kami telah dialokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk menyelesaikan sisa pembebasan lahan. Sedangkan kebutuhan tambahan akibat penyesuaian desain dan penanganan lereng akan kami usulkan dalam anggaran perubahan,” ujarnya.
Pemkab Kuningan, kata Putu, siap memenuhi seluruh persyaratan agar pembangunan JLTS dapat segera dimulai, mulai dari penuntasan proses pembebasan lahan hingga seluruh dokumen pendukung yang diperlukan.
“Mudah-mudahan ikhtiar bersama ini membawa hasil terbaik, sehingga JLTS dapat segera terwujud dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” kata Putu. (Redaksi)

