Kuningan – Tidak berlebihan sepertinya jika tidak sedikit pengunjung Agro Wisata Pakuwon, Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan yang mengungkapkan, kesahduan begitu kental menjadi pewarna hati, saat berada di area persawahan, rindangnya kebun, aliran sungai dengan bemericik air, jernihnya kolam, serta tepat di hamparan tanah lereng atap Jawa Barat, Gunung Ciremai.
“Ada kesejukan dari hembusan angin gunung, kesegaran dari hijaunya alam, kedamaian terbalut kesederhanaan fasilitas, tetapi kuat akan sajian view-nya. Hingga, meski hanya sekedar ngopi, disini merasa ngopi paling sahdu yang pernah saya rasakan,” ucap Zulfikar (36), pengunjung asal Bundaran Kijang, Indramayu.
Dan dijabarkan Kepala Desa Pajambon Nani Ariningsih, meski bermodalkan anggaran yang tidak terlu besar, namun semangat yang kuat untuk mengoptimalisasikan potensi alam lokal, agar mampu mendongkrak PADes, destinasi wisata edukatif rekreatif yang saat ini dikelola BUMDes Amanah Mandiri Jaya Desa Pajambon itu didirikan.
Hal yang membuat dirinya terkejut, ternyata kehadiran Agro Wisata Pakuwon mendapat atensi luar biasa dari para pecinta healing, hingga dalam waktu yang tidak terlalu lama telah menjadi salah satu destinasi wisata favorit, serta viral di berbagai platform media sosial.
Sehingga memacu motivasi Nani untuk terus melakukan pembenahan, demi meningkatkan kenyamanan, serta daya tarik wisata untuk menyedot jumlah pengunjung, melaui penambahan fasilitas baru, mulai dari kolam bermain dan kamar bilas dengan total luas mencapai 51 meter persegi, dengan sumbar anggaran dari Dana Desa Tahun 2025, sebesar Rp110 juta, termasuk pengadaan sound system.
“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal. Dan penambahan fasilitas ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pengunjung yang terus meningkat, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Kami menambahkan fasilitas kolam bermain, serta kamar bilas agar pengunjung, khususnya keluarga dan anak-anak, merasa lebih nyaman saat berada di sini,” ungkap Nani.
Menurut Nani, Agrowisata Pakuwon selain memiliki kolam bermain yang baru dibangun, telah dikenal dengan wahana papalidan (perosotan di aliran air alami), perkebunan jambu merah, serta area sayuran yang dapat dipetik langsung oleh pengunjung.
“Kami berharap kehadiran fasilitas baru ini tidak hanya menambah daya tarik Agrowisata Pakuwon, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui sektor pariwisata,” ujarnya.
Nani berkomitmen, pihak pemerintah desa bersama BUMDes akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan sesuai dengan kebutuhan pengunjung dan potensi wilayah.
“Dengan langkah-langkah strategis, kami dari pemerintah desa bersama BUMDes telah memproyeksikan Agrowisata Pakuwon menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kuningan,” tutur Nani. (Yud’s)

