Kuningan – Diduga akibat korsleting listrik, rumah milik Cewo bin Sumad (66), warga RT. 11/02, Dusun Bakom, Desa Pamukpukan, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan luluh lantah dilahap si jago merah, pada Rabu (8/4/2024), sekitar pukul 13.30 WIB.
Kapolsek Ciniru, AKP Asep Saeful Rakhman menuturkan, saat pertama kali dilihat warga kondisi api memang sudah besar dan berkobar di bagian atap rumah, lalu secara bergotong royong warga bersama aparat desa berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya.
Karena merasa kewalahan, kata Asep, dan kobaran api pun tak kunjung padam, malah semakin membesar membakar seluruh bangunan rumah, salah seorang dari Aparat Desa Pamupukan segera melaporkan kejadian itu pada pihak Polsek Ciniru, sekaligus menghubungi UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan.
“Saya menerima laporan sekitar pukul 13.40 WIB, serta langsung turun ke TKP bersama anggota usai menerima laporan tersebut,” kata Asep.
Karena jarak cukup jauh, menurut Asep, pihak Damkar Satpol PP tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB. Kemudian, bersama jajaran Polsek Ciniru, Koramil Ciniru, anggota Satpol PP BKO Kecamatan Ciniru, aparat Desa Pamupukan, serta warga sekitar langsung melakukan upaya pemadaman.
“Upaya pemadaman dan pendinginan bersama Damkar terhadap rumah seluas 8 x 6 meter yang didiami Cewo bersama istrinya Rukasih ini berlangsung selama kurang lebih 45 menit. Dan dari hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga dari hubungan arus pendek atau korsleting,” ujarnya.
Asep menjelaskan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian yang diderita korban akibat peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (Redaksi)

