Kuningan – Sehari setelah ditemukannya jenazah Gio Borneo Sanjaya (14), siswa kelas VIII, SMPN 3 Ciawigebang yang meninggal dunia akibat terseret derasnya arus Sungai Cisanggarung, Desa Benda, Kecamatan Luragung, pihak Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan melakukan takziah ke rumah keluarga korban, di Dusun Manis, Desa Kramatmulya, Kecamatan Ciawigebang, Jumat sore (12/12/2025).
Kunjungan layatan Plt Kepala Disdikbud Purwadi Hasan Darsono, S.Hut. M.Sc, didampingi Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian, Dr. Udin Khaerudin, M.Pd, serta Pengurus MGMP Pendidikan Agama Islam Kabupaten Kuningan tersebut, menurut Kepala SMPN 3 Ciawigebang, H. Agung Purwandono, M.Pd, untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa secara langsung kepada kedua orang tua korban.
“Kami atas nama keluarga besar SMPN 3 Ciawigebang sangat terharu dan mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kehadiran Plt Kepala Disdikbud di rumah duka. Dimana beliau telah berkenan meluangkan waktu untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa teriring doa, serta menguatkan kedua orang tua almarhum di tengah-tengah kesibukan beliau,” ucap Agung.
Dijelaskan Agung, pada pelaksanaan pencarian, sekaligus pada hari ditemukannya jenazah Gio, Kamis (11/12/2025), Plt Kepala Disdikbud, Purwadi Hasan Darsono juga hadir langsung ke lokasi kejadian, di Desa Benda, untuk meninjau sekaligus untuk mendapatkan informasi seputar kejadian melalui komunikasi dengan pihak BPBD Kabupaten Kuningan.
“Hal ini tentunya merupakan suatu bentuk penghormatan, perhatian dan kepedulian beliau terhadap keluarga almarhum, serta bentuk dukungan moril bagi keluarga juga pihak sekolah,” ungkap Agung. (Yud’s)

