Kuningan – Setelah sehari sebelumnya, atau tepatnya pada Rabu (10/12/2025), sekitar pukul 14.05 WIB dinyatakan hilang tenggelam saat berenang bersama enam rekannya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisanggarung, Desa Benda. Kecamatan Luragung, akhirnya mayat Gio (14) berhasil ditemukan.
Dijelaskan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana (IB), bahwa Gio yang merupakan siswa SMPN 3 Ciawigebang, warga Desa Kramatmulya, Kecamatan Ciawigebang terbawa hanyut oleh derasnya arus DAS Cisanggarung saat tengah berenang bersama temannya.
“Menyadari Gio tenggelam terseret arus sungai, teman-temanya langsung meminta pertolongan pada warga setempat, yang kemudian ditindak lanjuti dengan pelaporan pada aparat desa, kepolisian, serta pada pihak kami,” jelas IB.
Paska menerima laporan, menurut IB, pihak BPBD bersama jajaran TNI, Polri, Aparat Kecamatan Ciawigebang, Kecamatan Luragung, relawan, masyarakat dan Aparat Desa Benda, serta pihak keluarga langsung melakukan pencarian hingga pukul 17.30 WIB.
“Namun, karena pencarian pada Rabu (10/12/2025) tidak membawa hasil, pencarian kami lanjutkan pada Kamis (11/12/2925),” ujarnya.
Dalam pencarian hari Kamis, yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itulah, kata IB, mayat Gio berhasil ditemukan sekitar pukul 12.55 WIB dekat Jembatan Blok Leuwi Cadas, Dusun Dua, Desa Benda, Kecamatan Luragung.
“Sejak pukul 08.00 WIB kami kembali melakukan penelusuran sisi kiri kanan sungai dari titik awal tenggelam, dan sekitar pukul 12.55 WIB mayat Gio berhasil kami temukan, dan sekarang sudah dikembalikan pada pihak keluarga korban,” kata IB. (Yud’s)

