Kuningan – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan Elon Carlan mengungkapkan, dipenghujung tahun 2025 ini pihaknya tengah konsen pada optimalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan persiapan evaluasi stok BBM, juga LPJ 3 Kg jelang datangnya perayaan natal dan tahun baru 2026.
“Saat ini kami sedang konsen pada optimalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, diantaranya kita bekerja sama dengan Kementrian Koperasi tengah melaksanakan Pelatihan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se Indonesia,” ungkap Elon, Jumat (21/11/2025).
Pelatihan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Keluharan Merah Putih untuk wilayah Ciayumajakuning tersebut dilangsungkan di Hotel Aston Cirebon. Dan untuk peserta yang berasal dari Kabupaten Kuningan, kata Elon, dibagi menjadi 6 angkatan dari 370 Desa.
“Kegiatan ini sepenuhnya dibiayai oleh Kementrian Koperasi Republik Indonesia,” katanya.
Dari tanggal 17 hingga 23 November 2025, menurut Elon, Kabupaten Kuningan sedang kedatangan 40 Ketua Koperasi Desa/Kelurahan, yang berasal dari 34 kabupaten/kota, 10 provinsi di Indonesia, untuk melakukan magang pada beberapa Koperasi Desa/Keluharan Merah Putih yang dianggap percontohan di kabupaten yang dipimpin Dian Rachmat Yanuar itu.
“Selama seminggu para Ketua Koperasi dari 10 provinsi tersebut diantaranya magang di Kopontren Husnul Khotimah, Koperasi Merah Putih Desa Cilimus, Desa Gresik, dan lainnya. Mereke keliling belajar langsung di lapangan pada koperasi-koperasi tersebut. Ya Alhamdulillah, kita banyak kepercayaan dari pemerintah pusat,” ujar Elon.
Kemudian, lanjut Elon, bersama Kodim 0615/Kuningan pihaknya tengah berkolaborasi dalam pembuatan Gerai Koperasi Merah Putih yang dibiayai oleh pemerintah pusat, dengan leading sektor Kodim 0615/Kuningan.
“Itu otoritasnya memang di Makodim. Nanti setelah gerai itu selesai, tugas kita adalah untuk melakukan optimalisasi penggunaan terkait dengan usaha-usaha Koperasi Merah Putih tersebut,” ucap Elon.
Selain itu, Elon memaparkan, jika dalam menghadapi penghujung tahun 2025 ini pihaknya juga tengah konsentrasi pada persiapan evaluasi stok Bahan Bakar Minyak (BBM), dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg.
“Jelang datangnya perayaan natal dan tahun baru 2026, kita berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk menjamin ketersediaan Stok BBM dan LPG 3 kilo gram bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Kemudian, pelaksanaan operasi pasar demi menjaga inplasi terkait 9 bahan pokok. Program-program itulah yang memang berhadapan dengan kebutuhan masyarakat langsung,” tutur Elon. (Yud’s)

