Kuningan – Insan pertanian perwakilan Kabupaten Kuningan sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang Apresiasi Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2025, yang dirangkaikan dengan Penutupan Mimbar Sarasehan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Jawa Barat.
Para insan pertanian Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si peraih prestasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Jawa Barat, dan berlangsung di Kebon Istimewa, Kampung Margaluyu, Desa Parakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (13/10/2025) itu diantaranya,
1. Muhammad Iskhaq Juarsa, A.Md., Penyuluh Pertanian Diskatan Kuningan – Juara 1 Penyuluh ASN Berprestasi.
2. Wildan, petani muda binaan Diskatan Kuningan – Juara 1 Regenerasi Petani Inovatif dan Berdaya Saing Tanaman Pangan.
3. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cilimus, binaan Diskatan Kuningan – Juara 2 BPP Kecamatan Berprestasi.
4. Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kuningan – Juara 3 Asah Terampil.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si yang hadir langsung bersama para Kepala Dinas yang membidangi pertanian, penyuluh, petani muda, serta pengurus KTNA dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat pada kegiatan tersebut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan atas prestasi yang berhasil diraih.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kuningan, khususnya bagi para pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian. Capaian ini membuktikan komitmen dan kerja keras seluruh insan pertanian mulai dari penyuluh, petani muda, hingga kelembagaan pertanian yang terus berinovasi dan berdaya saing di tingkat Jawa Barat,” ungkap Wahyu.
Keberhasilan itu, menurut Wahyu, tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dan Wakil Bupati Tuti Andriani, SH, M.Kn yang konsisten memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sektor pertanian, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan petani.
“Capaian ini adalah hasil kerja kolaboratif. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang selalu memberikan arahan dan motivasi kepada kami di Diskatan untuk terus memperkuat pendampingan, inovasi, serta peningkatan kapasitas SDM pertanian.Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh jajaran Diskatan, para Kepala BPP, penyuluh, KTNA, dan seluruh petani yang menjadi bagian penting dari ekosistem pertanian Kuningan yang tangguh,” ujarnya.
Dijelaskan Wahyu, bahwa kegiatan Mimbar Sarasehan KTNA se-Jawa Barat menjadi ruang strategis bagi para petani dan penyuluh untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta memperkuat kelembagaan petani yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita memperkuat semangat kebersamaan dan regenerasi petani. Kuningan akan terus mendorong penguatan kapasitas petani muda dan penyuluh sebagai ujung tombak pertanian yang inovatif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan torehan prestasi ini, kata Wahyu, Kabupaten Kuningan kembali menegaskan posisinya sebagai daerah agraris yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah, Kuningan MELESAT – Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh.
“Visi tersebut menjadi landasan bagi Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong sektor pertanian yang maju secara teknologi, memberdayakan petani secara sosial dan ekonomi, menjaga kelestarian sumber daya alam, serta menanamkan nilai-nilai religius dan ketangguhan menghadapi tantangan zaman,” katanya. (redaksi)

