Kuningan – 3 santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Manis Kidul, Kuningan yang tersesat saat melakukan pendakian Gunung Ciremai melalui jalur Palutungan, Kecamatan Cigugur langsung bisa diselamatkan pada Jumat malam (10/1/2025), sekitar pukul 19.30 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana mengungkapkan, ketiga santri tersebut diantaranya, Farell Syalendra Yanuar (16), Jahir Nurusydi (16), dan Raga Satria Maulana (16).
Ketiga pendaki pemula ini memanjat puncak atap tertinggi Jawa Barat, Gunung Ciremai, melalui jalur Palutungan pada Jumat (10/1/2025), pada pukul 06.00 WIB. Namun, sekitar pukul 14.00 WIB mereka memutuskan untuk kembali turun, karena salah satu pendaki mengalami kram kaki.
“Selain mengalami kram kaki, lebih parahnya lagi saat perjalanan turun gunung itu mereka tersesat. Kemudian, dalam keadaan panik, pada pukul 15.30 WIB menghubungi teman mereka yang berada di rumah, sambil menceritakan semua kejadian, serta minta tolong untuk dievakuasi,” ungkap Indra Bayu.
Setelah mendapat kabar dari para pendaki yang tengah tersesat itu, kata Indra Bayu, teman mereka yang dirumah segera menghubungi pos Pengelolaan Pendakian Gunung Ciremai (PPGC) jalur Palutungan, untuk meminta bantuan evakuasi.
Setelah pihak PPGC berkoordinasi dengan BPBD, aparat keamanan kecamatan, TNI dan Polri, sambung Indra Bayu, pelaksanaan evakuasi 3 pendaki itupun segara dilakukan.
“Kami dari BPBD menurunkan Tim Assessment dan Tim Evakuasi. Sekitar pukul 19.00 WIB ketiga pendaki ini berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat,” kata Indra Bayu. (Yud’s)

