Purbalingga – Meski sempat tertinggal 1-0 dari Persibangga Purbalingga, setelah kebobolan gawang di menit ke-17 melalui tendangan Usama Ahmad Raihan, namun 4 menit kemudian, atau tepatnya pada menit ke-21 Supriatna berhasil menyamakan kedudukan untuk Pesik Kuningan. Dan skor 1-1 ini bertahan hingga pertandingan berakhir, membuat kedua tim tersebut sama-sama menambah poin penting dalam perebutan tiket fase gugur.
Kedudukan imbang antara skuad berjuluk Laskar Kuda Ciremai, Pesik Kuningan dan Laskar Jenderal Sudirman, Persibangga Purbalingga ini meloloskan keduanya menjadi tim yang berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menempati posisi dua teratas klasemen akhir.
Pertandingan sengit yang menandakan secara resmi berakhirnya persaingan Grup Q Babak 32 Besar Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 itu sendiri berlangsung di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga, Senin (15/6/2026), serta disaksikan langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, bersama Sekda Uu Kusmana, juga beberapa kepala perangkat daerah.
Usai pertandingan, Bupati Dian mengungkapkan, dalam laga penentuan tersebut targetnya sudah jelas, Pesik tidak boleh kalah, agar tidak tersisih. Beruntungnya, perjuangan luar biasa dari tim di bawah pelatih Dian Okta ini mampu menahan imbang klub sepak bola terkuat di grup Persibangga dengan skor 1-1.
Dian menegaskan, hasil imbang yang diraih semakin menguntungkan Pesik, setelah pada pertandingan lainnya salah satu pesaing di grup menelan kekalahan. Sehingga kondisi ini memastikan tim kebanggaan Kabupaten Kuningan melangkah ke babak 16 besar nasional.
“Atas hasil tersebut, alhamdulillah Kuningan berhasil lolos ke 16 besar nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.
Apresiasi pun disampaikan Bupati Dian kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan masyarakat yang terus memberikan dukungan selama perjuangan Pesik di ajang nasional. Sekaligus berjanji, akan bertemu dengan para pemain setelah kembali ke Kuningan untuk memberikan penghargaan dan motivasi menjelang pertandingan berikutnya.
Menurut Dian, keberhasilan menembus babak 16 besar nasional menjadi capaian penting bagi Pesik Kuningan. Selain membuktikan kualitas tim di level nasional, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa kerja keras para pemain, dukungan pemerintah daerah, serta doa masyarakat mampu mengantarkan sepak bola Kuningan bersaing di panggung yang lebih tinggi.
“Terima kasih atas doa dan support dari seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan. Semoga Pesik terus melaju, memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah dengan menorehkan sejarah baru di kancah sepak bola nasional. Ini adalah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan, khususnya para pecinta sepak bola,” tutur Dian. (Yud’s)

