Kuningan – Perdalam kemampuan menulis berita, serta pembuatan flyer dan poster, tim Jurnalis Jejak Pena MTsN 5 Kuningan dengan dikomandani langsung Kepala Madrasah Sueb, S.Ag, M.Pd.I kunjungi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan untuk melakukan pelatihan, pada Kamis (13/11/2025).
Sekretaris Diskominfo, Yati Maryati, S.P, M.Si, mewakili Kepala Dinas Drs. H. Ucu Suryana, M.Si, saat menerima rombongan di aula kantor tersebut, mengungkapkan apresiasinya untuk semangat para siswa kelas 8 dan didampingi Kepala Sekolah, juga guru dalam memperdalam ilmu jurnalistik.
“Semangat menulis dengan belajar jurnalistik dari para pelajar, apalagi ini tingkat SMP sangat berharga. Diskominfo mendukung kegiatan literasi digital seperti ini karena akan melahirkan generasi muda yang cakap informasi,” ungkap Yati.
Dilain pihak, Kepala MTsN 5 Kuningan, Sueb, S.Ag, M.Pd.I, menyampaikan, bahwa tujuan kunjungan itu sebagai upaya peningkatan pengetahuan pelajar melalui pelatihan jurnalistik. Juga merupakan bagian pembinaan literasi sekolah dalam ruang kehumasan secara umum pada suatu lembaga.
“Kendati masih kelas 8, semangat mereka untuk mengisi tulisan aktif di website sangat luar biasa,” ucap Sueb.
Ucapan Sueb diamini Ketua Jejak Pena MTsN 5 Kuningan, Muhammad Rizieq Shihab yang memandang kesan baik dari kunjungan pelatihan ke Diskominfo tersebut.
“Kunjungan ini sangat berkesan bagi kami, selain menambah wawasan dan membuka pemahaman baru tentang jurnalistik yang menjadi bagian perananan penting kehumasan, semoga anggota Jejak Pena semakin kompak dan bisa mempertahankan prestasi sebagai kontributor terbaik,” ujarnya.
Pelatihan jurnalistik itu sendiri diisi oleh Nana Suhendra, M.Pd Pejabat Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Bidang IKP Diskominfo, dengan berbagi pengalaman perihal teknik penulisan rilis berita hingga pembuatan caption foto.
Pada kesempatan itu Nana juga menjelaskan, peran dia di Diskominfo bukan sebagai wartawan, melainkan sedang menjalankan fungsi kehumasan pada lembaga tersebut. Untuk itu tulisan pada website adalah siaran resmi lembaga. Rekan media boleh mengutipnya, hal ini sebagai informasi publik.
“Ketika menulis berita dimana posisi kita berada dalam suatu lembaga, lalu dimuat pada Website lembaga tersebut. Itu sebenarnya bukan berita, melainkan press rilis atau rilis berita sebagai siaran resmi. Namun itu masuk karya jurnalistik,” jelasnya.
Di akhir kunjungan, Diskominfo dan MTsN 5 Kuningan menjajaki peluang kerjasama pendampingan berkelanjutan dalam bidang publikasi digital pelajar, sebagai kontribusi dalam peningkatan literasi informasi di Kabupaten Kuningan. (redaksi)

