Kuningan – Penyerahan bantuan tahap 2 dalam program Sentuhan Hati LSM Pembela Kesatuan Tanah air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kabupaten Kuningan untuk pelaksanaan pembangunan kembali rumah milik Sakum (50), warga Rt. 001/001, Dusun Keramat Kesambi, Desa Padarama, Kecamatan Ciawigebang, yang hangus terbakar pada peristiwa kebakaran di penghujung bulan Juli 2025 Silam, dilaksanakan Sabtu (30/8/2025).
Diterangkan Kabid Sosial DPD Pekat IB Kabupaten Kuningan Dadang Abdul Gofur, bantuan tahap kedua berupa material baja ringan, sedangkan sebelumnya, atau pada tahap 1 bantuan yang telah diberikan berupa semen, pasir, hebel, besi beton, dan lain lain.
Bantuan yang diberikan pada Sakum, suami dari Ani (42), dan ayah dari Sukiyati (13), serta Aina Tauta Zahran (6), yang merupakan keluarga kurang mampu tersebut, kata Dadang, dilaksanakan bertahap, serta dilakukan melalui jalan jalinan kerja sama antara LSM Pekat DPD Kuningan dengan para pengusaha, juga elemen masyarakat lainnya.
“Program Sentuhan Hati Pekat IB Kabupaten Kuningan ini, adalah kegiatan kolaborasi antara organisasi kami dengan pemerintah, para pengusaha, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya untuk membantu permasalahan sosial ekonomi di masyarakat secara paripurna, atau tuntas. Seperti bantuan pembangunan rumah bapak Sakum, korban kebakaran, kami upayakan dilakukan secara paripurna, tuntas hingga bisa ditinggali kembali secara layak, tanpa membebani pada korban,” kata Dadang.
Hal itu dibenarkan Ketua DPD Pekat IB Kabupaten Kuningan Donny Sigakole, dan menurut Dony, pada tahap kesatu kerjasama dilakukan bersama Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, pengusaha galian pasir, pengusaha material, dan lainya.
Dalam tahap kedua, pihaknya mendapat bantuan penuh dari Owner Perum Panorama H. Cecep Hendi, dan dukungan dari Sektertaris DPRD Kabupaten Kuningan Dr. H. Deni Hamdani, Anggota DPRD dari Partai Geridra Sri Laela Sari, serta Pemerintahan Desa Cimindi Balong, Kecamatan Sindangagung.
“Dari pemerintahan Desa Cimindi Balong diwakili oleh Ketua Bumdes bapak Ucup, dan tokoh masyarakatnya yakni bapak Kholik. Kehadiran mereka merupakan bukti kepedulian antar sesama pengurus, juga tokoh masyarakat desa di Kabupaten Kuningan, untuk saling membantu, demi terwujudnya rasa gotong royong,” ucap Donny.
Dijelaskan Donny, untuk kerja sama langsung dengan pihak Pemda Kabupaten Kuningan telah dimulai dengan dimulainya kesepakatan bersama Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, dimana dalam kesepakatan itu, Wabup Tuti menyatakan kesiapannya mendukung perealisasian program Sentuhan Hati Pekat IB ke depan.
Dukungan-dukungan tersebut, dirasajan Donny seakan semakin memotivasi untuk semakin gencar merealisasikan program Sentuhan Hati. Karena pada hakekatnya, konsep program ini bertujuan untuk bagaimana bisa membangkitkan kembali rasa gotong royong, saling bantu membantu terhadap semua masyarakat, baik yang ada di Kabupaten Kuningan, atau wilayah lainnya.
“Sehingga bila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, akan hadri uluran tangan dari semua pihak yang tersalurkan melalui Pekat IB,” jelas Donny. (Yud’s)

