Indramayu – Kemunculan penuh percaya diri, dengan langkah tegap dalam balutan training kuning menyala Kontingen Kabupaten Kuningan tampil memukau dalam gelaran Defile Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) ke-XII Tahun 2025, di Alun-Alun Kabupaten Indramayu, Selasa malam (7/10/2025).
Dikatakan Ketua Kontingen Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, kehadiran rombongan dengan kekuatan 88 orang atlet dan dipimpin langsung Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si yang melintas gagah hadapan para pimpinan daerah anggota Kunci Bersama, dan tampil penuh percaya diri, serta kompak itu mencerminkan semangat juang, sekaligus kebanggaan khas masyarakat dari kaki Gunung Ciremai.
“Defile Kuningan diikuti oleh 120 peserta, terdiri dari para atlet, official, kepala perangkat daerah, serta para camat yang bergabung dalam satu barisan. Dengan mengenakan busana olahraga khas Porsenitas, mereka tampak memancarkan harmoni antara kekuatan, kreativitas, dan semangat sportivitas,” kata Wahyu.
Menurut Wahyu, semboyan “Tandang Makalangan” yang berarti siap bertarung di medan mana pun dengan keberanian dan kehormatan menjadi roh penampilan Kuningan malam itu. Yel-yel “Kuningan Tandang Makalangan!” menggema lantang di arena, menegaskan tekad kontingen untuk mengibarkan nama Kuningan di langit Indramayu dengan sportivitas tinggi dan martabat terjaga.
“Defile ini bukan sekadar parade, tetapi wujud dari semangat kebersamaan dan tekad untuk mengharumkan nama Kuningan dengan cara yang bermartabat,” ujar Wahyu.
Wahyu menegaskan, partisipasi Kabupaten Kuningan pada ajang PORSENITAS XII ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga sarana memperkuat kolaborasi antar wilayah perbatasan, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan semangat juang bersama.
Sementara, di arena defile teriakan Kontingen Kuningan keras menggemakan kalimat, Kuningan Melesat, Tandang Makalangan, Bersatu Kuat, Raih Juara.
“Dari kaki Gunung Ciremai hingga bumi Indramayu, semangat juang itu terus menyala membawa harapan agar Kuningan pulang dengan emas, martabat, dan kehormatan,” tandas Wahyu. (redaksi)

