Kuningan – Meski waktu pelaksanaan sempat tertunda, Karnaval Budaya Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-527 yang harusnya bulan September, dan baru digelar pada Minggu (5/10/2025), namun nampaknya sama sekali tidak melunturkan antusiasme peserta dan masyarakat dalam menyambut pesta tahunan itu, sehingga semarak kemegahan acara masih sangat kental terasa.
Seperti pada penyelenggaraan sebelumnya, sejak pagi ribuan warga lereng Ciremai, bahkan tak sedikit yang datang dari luar kota sudah tumpah ruah menyemut di sepanjang Jalan Siliwangi, seakan tak mau ketinggalan untuk menjadi bagian dari hiburan masyarakat Kuningan paling dinanti itu.
Karnaval bertabur warna dan atraksi dengan rute start dari Pendopo Kuningan dan berakhir di Taman Kota dimulai sekitar pukul 07.30 WIB, dimana langkah Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si bersama istri, didampingi Wakil Bupati, Pj Sekda, Forkopimda, dan para kepala OPD menuju lokasi utama menjadi awal dari seluruh rangkaian acara. Yang menarik, mereka memakai baju adat dan sepanjang jalan tegur sapa dengan masyarakat.
Lalu, dibelakang rombongan para petinggi terebut peserta lainya mulai unjuk aksi, mulai dari Pasukan Kuda, Forkopimda, SKPD, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Mitra Pariwisata, Dinas Kesehatan, Komunitas Tani (KTNA), hingga Drumband PUI Kaliaren.
Turut memeriahkan pula DWP & TP PKK, GOW, BJB Cabang Kuningan, PERUMDA Tirta Kamuning, Disdikbud beserta sekolah, Diskominfo bersama PSNU Pagar Nusa, Mahasiswa FISIP UGJ, dan LPPL Kuningan.
Tak kalah menarik, tampil pula Drumband SMPN 1 Kuningan, Komunitas Ojol, Yayasan Harumandani, Singa Mas Cirebon, Drumband MTSN 11 Kuningan, Yayasan Siti Fatimah, Independent Max Ciremai, Klinik Samara, Sekolah Rakyat, SMPN 1 Garawangi, UNIKU, Paguyuban Karanganyar Darma, UMKM Nusantara.
Pasukan Kohkol, Komunitas Kuningan Bersatu, Komunitas Senam Kuningan, Obrog Al Hikmah, DT Peduli Lingkungan, Drumband SMKN 3 Kuningan, Beauty Quenzy, Mitra Diskopdagperin, Paguyuban Pemuda Caringin, Kuningan Runners, Drumband SMK Karnas Kuningan, Gerakan Pramuka Kwarcab, Yamaha Arista, Yamaha JG Kuningan, Komunitas PPAI, RPMK, dan lainnya.
Menurut Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Karnaval Budaya ini menjadi simbol semangat gotong royong dan kebanggaan masyarakat Kuningan, sekaligus mengingatkan bahwa nilai-nilai budaya lokal merupakan pondasi penting dalam mewujudkan Kuningan Melesat.
Lebih lanjut, dalam sambutannya Dian mengungkapkan, bahwa karnaval tahun ini sarat makna, sejalan dengan tema Hari Jadi ke-527, “Kuningan Tandang Makalangan, Nanjeurkeun Budaya, Sangkan Waluya,” yang mengandung ajakan untuk bangkit, bergerak, dan berjuang bersama demi mewujudkan Kuningan Melesat.
“Kebudayaan adalah daya juang yang tak pernah padam. Ini mencerminkan semangat rakyat Kuningan yang pantang menyerah, terus bergerak meski dalam keterbatasan. Kita yakin dan optimis Kuningan mampu sejajar dengan kabupaten dan kota lain,” ungkap Dian.
Pada kesempatan itu, Dian mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai sarana introspeksi dan evaluasi bersama, menjadi ajang memperkuat kebersamaan, gotong royong, serta semangat membangun Kuningan.
Apresiasi juga disampaikan Dian untuk seluruh panitia, aparat keamanan, peserta, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya karnaval secara tertib dan meriah.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kuningan yang lebih maju dan sejahtera,” ucapnya. (Yud’s)

