Kuningan – Muhammad Azka Pratama (10), warga Rt. 05/14, Desa/Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan korban terseret derasnya arus sungai Citaal Ciwaru pada Minggu (16/3/2025), akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi tim gabungan dalam proses pencarian hari kedua, Senin (17/3/2025), sekitar pukul 09.45 WIB.
Diterangkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana, dalam upaya pencarian atau rescue di hari kedua yang dilakukan tim gabungan, diantaranya Damkar Satpol PP, BPBD Kabupaten Kuningan, tim TAGANA, TNI, Polri, pihak kecamatan, aparat dan masyarakat desa, relawan, serta Basarnas Cirebon, korban berhasil ditemukan dengan kondisi telah meninggal dunia.
“Prosesi pencarian memang sedikit mengalami hambatan, serta sangat beresiko, seperti kondisi derasnya air sungai dengan kedalaman sekitar 9 meter, sehingga pencarianpun dilakukan secara diving atau penyelaman oleh dua orang personil, dari Basarnas dan Damkar. Namun kita bersyukur, akhirnya korban bisa ditemukan,” terang Indra Bayu.
Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal tersebut, menurut Indra Bayu, mengalami pembengkakan di seluruh tubuh, akibat terendam selama dua hari di dalam air. Dan setelah berhasil dievakuasi, langsung diserahkan ke pihak keluarga korban.
Dituturkan Indra Bayu, korban sendiri terpeleset dan terseret derasnya arus Sungai Citaal, sekitar Bendungan Cinangka, Rt. 06/14, Dusun Cimanggang, saat bermain bersama 6 temannya, pada Minggu (16/3/2025).
“Saat terbawa arus, salah seorang temannya berusaha menolong, namun karena kondisi arus sungai yang demikian deras upaya tersebut tidak berhasil, dan korban semakin terhanyut hingga tidak muncul lagi. Akhirnya teman-temanya melaporkan kejadian itu ke orang tua korban,” tutur Indra Bayu.

