Kuningan – 5 penyanyi dangdut muda berbakat asuhan PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) DPC Kabupaten Kuningan berhasil lolos dalam 2 event pencarian bakat penyanyi dangdut yang digelar 2 stasiun televisi swasta nasional.
Ketua PAMDI DPC Kabupaten Kuningan Asep Sapari menyebutkan, 2 biduanita yang berhasil lolos audisi offline Dangdut Academy (DA) 8 Indosiar tahap 2, atau tahapan intensif tersebut adalah, Tasya Dwi Desrianti (19), asal Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, dan Rofiatunnisa (19) dari Desa Cipetir, Kecamatan Lebakwangi.
“Tasya lolos dari audisi offline DA 8 tahap 2 di Kabupaten Cirebon, yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026. Sedangkan Rofiatunnisa dari audisi offline Jakarta, yang digelar dari tanggal 10 sampai 11 Mei 2026, di Emtek City. Dan keduanya saat ini tengah menunggu panggilan untuk mengikuti audisi tahap selanjutnya,” ujar Asep.
Sementara 3 penyanyi lainnya, kata Asep, sukses menembus tahap 2 audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) MNCTV, di mana tahapan ini merupakan fase penjurian lanjutan bagi para peserta yang telah dinyatakan lolos dari seleksi awal atau video online. Pada seleksi ini, peserta akan menghadapi proses penyaringan yang lebih ketat langsung di hadapan tim juri teknis maupun juri artis untuk memperebutkan tiket menuju babak Gerbang KDI di Jakarta.
Dan mereka yang lolos tahap 2 KDI itu di antaranya Syebia (20), asal Desa Cikeusal, Kecamatan Cimahi, Rudy Dumaiyanto, asal Desa/Kecamatan Garawangi, serta Dani Ramdani, dari Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi.
“Untuk bisa menembus tahapan 2 ini mereka harus berupaya keras mengalahkan ribuan kontestan lainnya. Mereka berjuang tak hanya untuk dirinya, tapi juga untuk keharuman nama Kabupaten Kuningan. Untuk itu kami mohon doa dan dukungan dari pihak Pemda dan masyarakat Kabupaten Kuningan demi kesuksesan langkah mereka dalam mengangkat nama baik daerah,” harap Asep. (Redaksi)

