Kuningan – PESIK Kuningan mencetak sejarah dengan menembus final Liga 4 Piala Presiden 2026 sekaligus promosi ke Liga 3 Nasional. Capaian tanpa dukungan APBD ini diapresiasi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar sebagai bukti keterbatasan bukan penghalang prestasi.
“Yang membuat saya bangga bukan hanya karena PESIK berhasil menjadi runner-up, tetapi karena mereka membuktikan keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” kata Dian saat memimpin Apel Pagi ASN di Halaman Setda Kuningan, Senin (13/7/2026).
Dian menyebut pencapaian PESIK istimewa karena diraih di tengah keterbatasan. Berbeda dengan sejumlah klub daerah lain yang ditopang anggaran miliaran rupiah, PESIK melaju hingga final tanpa mengandalkan APBD.
Menurutnya, kunci keberhasilan tim kebanggaan Kuningan itu ada pada semangat juang pemain, soliditas pelatih dan manajemen, dukungan sponsor, serta militansi suporter.
“Dengan kondisi jauh dari kemewahan, mereka tetap disiplin dan mampu bersaing dengan tim-tim kuat se-Indonesia,” ujar Dian.
Bupati menegaskan, semangat PESIK harus menjadi budaya kerja birokrasi. Ia meminta ASN tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan menurunkan kualitas pelayanan publik.
“Kita belajar bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Ketika semua punya tujuan sama, saling percaya, dan bekerja sungguh-sungguh, prestasi akan datang. Di lapangan mereka berjuang mengharumkan nama daerah. Di pemerintahan, kita punya lapangan pengabdian masing-masing. Semangat yang sama harus kita bawa,” tandas Dian.
Dian juga mengungkap Pemkab Kuningan tengah membuka keran dukungan swasta untuk pembinaan olahraga. Komunikasi dengan sejumlah perusahaan nasional terus dijalin agar dunia usaha ikut memajukan olahraga tanpa membebani APBD.
Ia menutup arahan dengan apresiasi untuk seluruh elemen di balik PESIK, mulai pemain, pelatih, manajemen, sponsor, relawan, hingga masyarakat.
“PESIK menunjukkan keberhasilan tidak ditentukan fasilitas atau anggaran, tapi oleh keberanian bermimpi, kerja keras, dan pantang menyerah. Ini semangat yang harus hidup dalam pembangunan menuju Kuningan Melesat,” pungkasnya.
PESIK Kuningan keluar sebagai runner-up Liga 4 Piala Presiden 2026 sekaligus memastikan satu tiket promosi ke Liga 3 Nasional musim depan. (Redaksi)

