Kuningan – Memasuki hari ke 4 upaya pencarian terhadap Parmo (48), warta Rt. 003/001, Blok Manis, Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya yang hilang pada Minggu (3/5/2026), sekitar pukul 15.00 WIB, atas kesepakatan semua pihak dilakukan perubahan dalam langkah penelusuran.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana (IB) menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil koordinasi dan evaluasi bersama pihak kepolisian, Pemerintah Kecamatan Kramatmulya, Pemerintah Desa Ragawacana, serta pihak keluarga, proses pencarian untuk sementara difokuskan pada penelusuran darat.
“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi sungai di sekitar lokasi kejadian yang relatif kecil, dangkal, berbatu, dan tidak berarus, sehingga kemungkinan korban terbawa hanyut dinilai sangat kecil,” jelas IB, Rabu (6/5/20206).
IB menuturkan, peristiwa hilangnya Parmo sendiri terjadi pada Minggu (3/5/2026). Awalnya korban diketahui pergi mencari rumput ke sawah untuk makanan ternak, namun karena hingga malam hari korban tidak juga kembali ke rumah, bersama aparat desa dan masyarakat sekitar pihak keluargapun melakukan pencarian.
Bersamaan dengan upaya darurat yang tengah dilakukan, pihak aparat desa melaporkan kejadian itu ke pihak BPBD, yang ditindaklanjuti dengan langkah pencarian secara intensif bersama tim gabungan, yang terdiri dari BPBD, TNI, POLRI, Damkar, aparat desa, relawan, dan masyarakat.
“Pada pencarian hari pertama, di area persawahan pinggir sungai kecil didapati barang-barang milik korban seperti, HP, celana panjang, sabit, karung berisi rumput, serta sajadah yang masih terhampar. Tetapi keberadaan korban tidak ditemukan,” tuturnya.
Sejak hari itu, kata IB, langkah koordinasi lanjutan dalam operasi ESAR (Emergency Search and Rescue) terhadap laporan orang hilang terus dijalankan dengan menyisir area yang diduga menjadi titik keberadaan korban.
Namun, karena hingga saat ini korban belum juga ditemukan, pencarian akan dilakukan secara intensif dengan mempertimbangkan kondisi medan dan informasi yang berkembang di lapangan.
“Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal sambil menunggu perkembangan informasi lebih lanjut dari hasil penelusuran dan investigasi pihak Kepolisian,” kata IB. (Redaksi)

