Bandung – Berdasarkan riset Deep Intelligence Research (DIR) periode Februari 2025-2026, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) memuncaki rapor Gubernur se-Indonesia dengan tingkat interaksi publik (engagement) tertinggi mencapai 4,2 miliar dalam satu tahun, atau mengungguli kepala daerah lainnya dalam hal publikasi dan jangkauan audiens.
Menurut data yang dikumpulkan menggunakan teknologi Artificial Intelligence ini, dari belasan ribu media massa serta berbagai platform media sosial total pemberitaan media online mengenai KDM mencapai 194,4 ribu. Tingginya angka ini mencerminkan intensitas perhatian publik yang sangat besar terhadap kepemimpinan KDM, disusul oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di posisi kedua.
Pencapaian yang tak hanya dari pemberitaan online, namun disertai konten humanis di media sosial yang menarik perhatian publik nasional ini menegaskan dominasi digital sang Gubernur dalam panggung politik nasional tahun 2026, dengan hasil riset yang menunjukan total jangkauan pembaca atau audience KDM menyentuh angka fantastis 25,5 miliar.
Poin penting tingkat interaksi KDM berdasarkan data tersebut diantaranya,
- Total Engagement Media Sosial: Lebih dari 4,2 juta interaksi (perbincangan/respons) di media sosial (TikTok, Instagram, YouTube).
- Total Jangkauan (Audience): Mencapai 25,5 miliar.
- Dominasi Publikasi: Posisi teratas dengan 194.400 berita media daring, 16.100 cetak, dan 4.600 elektronik.
- Faktor Utama: Konten yang konsisten, humanis, pendekatan ke akar rumput, dan kebijakan kerakyatan yang memicu perdebatan publik positif.
- Kepuasan Kinerja: Survey Indikator (Februari 2026) menunjukkan tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, mencapai 95,5%. (Redaksi)

