Cirebon – Nurhasanah, SST, M.Keb resmi ditetapkan sebagai Ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Cirebon masa bakti 2026-2029, dalam gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) PKBI ke-VIII, dengan mengusung tema “Bertahan, Bertumbuh, dan Bangkit”, di Kampung Lawas Hall, Jl. Widarasari III No.12, Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (5/1/2026).
Ketua Pelaksana Muscab ke-VIII Agus, S.H dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan amanat organisasi untuk evaluasi, penyusunan arah kebijakan, serta regenerasi kepengurusan, sehingga pemilihan pengurus baru dilakukan melalui proses yang sangat selektif.
“Selama satu bulan terakhir, panitia telah melakukan proses penjaringan bakal calon pengurus secara ketat dan berjenjang dengan mempertimbangkan integritas, komitmen, serta kesesuaian nilai-nilai visi-misi PKBI. Nama-nama tersebut kemudian diproses melalui Panitia Teknis Nominasi PKBI Daerah Jawa Barat,” ucap Agus.
Dijelaskan Agus, untuk pendanaan kegiatan Muscab ke-VIII lebih mengedepankan kemandirian organisasi dalam aspek finansial, atau sepenuhnya bersumber dari dana internal organisasi.
“Pendanaan kegiatan Muscab ke-VIII ini sepenuhnya bersumber dari dana internal organisasi, sebagai bentuk kemandirian dan komitmen kami dalam menjaga keberlanjutan program,” jelasnya.
Saat momen serah terima jabatan, Ketua PKBI Cirebon periode 2020-2025 (demisioner), Dr. Sri Maryati, M.A memberikan pemaparan mengenai sejarah panjang organisasi yang ia pimpin sebelumnya. Serta menegaskan, bahwa PKBI bukan sekadar organisasi, melainkan bagian dari sejarah pembangunan manusia di Indonesia.
“PKBI adalah organisasi masyarakat sipil tertua di Indonesia yang lahir pada tahun 1957. Di Cirebon sendiri, kita sudah berkiprah sejak tahun 1974. Selama puluhan tahun, fokus kami adalah menjadi mitra setia pemerintah, terutama dalam program keluarga berencana dan menjadi garda terdepan dalam pencegahan serta penanggulangan HIV-AIDS di wilayah Cirebon,” tandasnya.
Sri juga menitipkan harapan agar kepengurusan baru tetap menjaga marwah organisasi dalam melayani masyarakat akar rumput.
Sementara, Wakil Ketua PKBI Daerah Jawa Barat, Drs. Ipik Supena, M.M, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyatakan, jika PKBI Cirebon merupakan salah satu cabang yang paling aktif dan dinamis di Jawa Barat. Ia berharap kepemimpinan baru dapat menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.
Dukungan serupa datang dari Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Dra. Indra Fitriani, M.M, yang mewakili Bupati Cirebon, serta Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida, S.Pd.I. Keduanya senada mengapresiasi kerja nyata PKBI dalam isu kesehatan reproduksi remaja dan pemberdayaan perempuan.
“Kami berharap kolaborasi pentahelix yang telah dirintis dapat ditingkatkan, sehingga visi mewujudkan keluarga inklusif di Cirebon bisa tercapai,” harap Indra Fitriani.
Senada dengan Indra Fitriani, Wakil Walikota Cirebon, Hj. Siti Farida, S.Pd.I, menggarisbawahi kontribusi nyata PKBI bagi warga kota, sekaligus menyampaikan apresiasinya.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras PKBI, khususnya dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja serta konsistensi dalam pencegahan dan penanggulangan HIV di Kota Cirebon,” ujar Siti Farida.
Pada kesempatan itu, Ketua terpilih, Nurhasanah, SST, M.Keb menyatakan kesiapannya untuk membawa PKBI Cirebon “Bangkit”, sesuai dengan tema MUSCAB tahun ini. Serta berkomitmen melanjutkan pondasi kuat yang telah diletakkan oleh Dr. Sri Maryati, MA.
“Saya bertekad melanjutkan perjuangan para pendahulu. Namun, perjuangan ini memerlukan kolaborasi lintas sektor. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk berjalan beriringan mewujudkan masyarakat Cirebon yang bertanggung jawab dan inklusif,” tegas Nurhasanah. (Ade Muis)

