KUNINGAN, JURNALINFORMASI.COM – Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 tahun ini bakal beda. Tidak lagi monoton dengan agenda seremonial, Pemda Kuningan menyiapkan rangkaian acara yang lebih kreatif, segar, dan out of the box untuk benar-benar dirasakan masyarakat.
Mengusung tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”, perayaan yang jatuh pada 1 September 2026 ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana. Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menunjuk langsung panglima ASN tersebut sebagai Ketua Panitia Hari Jadi.
Sejalan dengan arahan Bupati, Sekda menegaskan seluruh rangkaian harus lebih berkesan, meriah, mendidik, dan menyentuh langsung masyarakat.
“Tahun ini kita ingin Hari Jadi Kuningan tidak monoton,” ujar U. Kusmana usai rapat koordinasi Hari Jadi, didampingi Kabag Prokompim Setda Kuningan, Ucu Sukmawati yang juga ditunjuk sebagai Sekretaris Panitia.
Dua gebrakan baru menjadi sorotan utama.
Pertama, Karnaval Budaya bertema Sejarah Kuningan dari Masa ke Masa. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya pawai biasa, kali ini setiap camat wajib menampilkan kostum dan narasi sejarah sesuai zamannya. Rute karnaval dimulai dari Bunderan Cijoho menuju Taman Kota Kuningan, dijadwalkan pada Minggu, 13 September 2026, dan akan diramaikan dengan penampilan hiburan.
Kedua, lahirnya Ciremai Coffee Culture “Melesat Bersama Aroma Kopi”. Ajang ini menggantikan pameran pembangunan yang dinilai animo masyarakatnya terus menurun.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Potensi kopi Kuningan sangat besar. Pada 2025, produksi kopi Kuningan mencapai 1.157 ton, terbesar kedua di Jawa Barat untuk jenis robusta, belum termasuk varietas arabika dan liberika.
“Kita tahu potensi Kopi Kuningan itu besar. Ajang ini akan menjadi panggung unjuk gigi UMKM lokal, menjual berbagai komoditas kopi dalam berbagai bentuk minuman dan makanan, dan bisa dinikmati semua kalangan,” jelas Sekda yang juga mantan Kadiskopdagperin Kuningan itu.
Tradisi sakral Seba Sapton dan Babarit tahun ini juga dikemas baru. Jika biasanya terpisah, kini disatukan dalam satu prosesi utuh. Pemberian Seba dari kademangan untuk Raja akan langsung dikembalikan kepada masyarakat dalam prosesi Babarit. Helaran akan berlangsung dari Taman Kota ke Pendopo Kabupaten pada 5 September, digelar dari siang hingga sore hari, bukan pagi seperti biasanya.
Kemeriahan juga akan didongkrak kehadiran sederet pesohor sahabat Bupati Kuningan. Nama-nama seperti Charlie Van Houten, Bedu, Ohang, Ceu Popon, Yana Marvells, Rudy Caffeine, serta Sandri dan Sandro Karamoy dijadwalkan menghibur warga dalam Kirab Delman Hias dari Pendopo menuju Gedung DPRD, Sidang Paripurna, Hiburan Rakyat, hingga program Bupati Saba Lembur.
“Intinya, seluruh rangkaian kegiatan kita pastikan untuk memberikan kegembiraan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan,” tegas Kusmana.
Bahkan sejak awal, pelibatan publik sudah dilakukan, seperti sayembara desain logo Hari Jadi ke-528 yang penilaiannya diserahkan langsung kepada masyarakat.
Untuk memastikan dampak ekonomi, Bupati Kuningan menerbitkan Surat Edaran No. 500.2/1775/2026 tentang Pemberlakuan Program Potongan Harga/Diskon di toko modern, pusat perbelanjaan, rumah makan, kafe, hotel, hingga tiket wahana rekreasi.
Besaran diskon berkisar 10 hingga 70 persen sesuai kebijakan masing-masing pelaku usaha, dan berlaku pada 1-2 September 2026.
“Diharapkan semua even selain menghibur masyarakat, juga berdampak pada peningkatan perekonomian terutama pelaku UMKM,” ungkap Sekda.
Sementara itu, Kabag Prokompim Ucu Sukmawati merinci jadwal lengkap Hari Jadi ke-528:
Rangkaian telah dimulai sejak 1 Agustus dengan Kick-off Bupati Cup. Dilanjutkan 21 Agustus pencanangan program baru Gema Saumima (Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam).
Puncak kegiatan keagamaan digelar 26 Agustus, menggabungkan Haul Syekh Maulana Akbar, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Istigosah dan Tabligh Akbar dengan menghadirkan Ustad Solmed.
Kemudian, 27 Agustus ziarah ke 21 makam leluhur dan bupati Kuningan terdahulu di dalam dan di luar Kuningan, serta 31 Agustus ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati.
Pada hari H, 1 September, akan digelar Sidang Paripurna DPRD, dilanjutkan Final Bupati Cup di Stadion Mashud Wisnusaputra dengan bintang tamu Persib Legend, dan malamnya Hiburan Rakyat bersama Charlie Van Houten dan kawan-kawan.
Agenda berlanjut dengan Khitanan Massal di RSUD Linggajati (3 September), Opening Ciremai Coffee Culture selama 3 hari (4 September), Seba Sapton dan Babarit (5 September), Melesat Run dengan hadiah utama 2 tiket umroh dan sepeda motor (6 September), Bupati Saba Lembur di Desa Subang dan Desa Mandirancan (8 & 10 September), dan ditutup Karnaval Budaya (13 September). (Redaksi)

