Kuningan – Hendak berangkat dinas shift malam, dua perawat RSUD 45 Kuningan alami tragedi kecelakaan maut di Jalan Raya Ki Gedeng Luragung, Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Jumat malam (15/5/2026), sekitar pukul 19.51 WIB.
Akibat kecelakaan itu, IT (32), warga Rt. 003/001, Dusun Sukaresmi, Desa/Kecamatan Ciwaru yang mengendarai motor Honda Scoopy dengan nomor polisi E 6268 YAP, dan membonceng DF (27) meninggal dunia di tempat, sedangkan DF mengalami luka berat.
Ifan (41), salah seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian itu menyebutkan, bahwa kecelakaan bermula saat motor yang ditumpangi IT dan DF melaju dari arah Luragung menuju Kuningan. Pas sampai di perlintasan Jalan di Desa Cirahayu tiba-tiba menabrak bagian belakang sebuah mobil dump truck berwarna kuning yang terparkir pinggir jalan.
“Mungkin karena silau oleh sorotan lampu kendaraan lain di depan, dan kurang terlihatnya dump truck yang terparkir pinggir kiri jalan, karena kondisi memang sedang hujan gerimis, motor menabrak bagian belakang mobil, lalu terpental dan masuk ke kolong bus yang datang dari arah Kuningan,” ujar Ifan.
Tak jauh beda dengan keterangan Ifan, Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini mengungkapkan, motor yang ditumpangi IT dan DF menabrak bagian belakang dump truck Hino bernomor polisi E 8000 Y yang terparkir di bahu jalan, hingga terpental dan masuk ke bagian bawah bus Hino dengan nomor polisi E 7715 YA, yang datang dari arah berlawanan.
Perisitiwa kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan 3 kendaraan itu, menurut Sri, mengakibatkan IT meninggal dunia di tempat, sedangkan DF mengalami luka serius, diantaranya patah tulang pinggul bagian kiri. Dan paska kejadian keduanya langsung dilarikan ke RSU KMC Luragung.
“Usai kejadian tersebut, selain langsung mengevakuasi korban ke RSU KCM Luragung, kami melakukan olah TKP, memeriksa beberapa saksi, serta mengamankan tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sebagai barang bukti,” ungkap Sri. (Redaksi)

