Tasikmalaya – Diselenggarakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Universitas Cipasung Tasikmalaya, di Dusun Sukamulya, Kampung Karangmulya, Desa Sindangkerta, Kecamatan Sukhening, Kabupaten Tasikmalaya, menurut Agis Ikbal Nurzamil selaku mahasiswa KKN bertujuan untuk mendorong peningkatana pemasaran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal menuju go nasional, pada Selasa (11/9/2025).
Agis memaparkan, UMKM adalah istilah umum dalam khazanah ekonomi yang merujuk kepada usaha ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-undang.
Banyak sekali potensi dari alam serta karya individual seseorang yang bisa menghasilkan peluang-peluang usaha, namun yang menjadi kendala sebagian tidak mempunyai brand kemasan juga legalitas. Maka dalam menghadapi permasalahan tersebut, strategi pemasaran menjadi kunci penting bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen di era digital.
“Lima saluran komunikasi yang kini dinilai relevan, meliputi social media activity, public relation activity, exhibition activity, digital campaign, dan personal branding,” papar Agis.
Menurut Agis, ketika kita ingin memulai suatu usaha, tentunya kita akan menentukan visi misi dan tujuan usaha itu akan seperti apa. Kita juga akan menentukan target konsumen yang relevan dengan jenis usaha yang sedang kita tekuni.
“Untuk memulai proses tersebut maka kita harus melakukan pengembangan bisnis. Pengembangan bisnis merupakan proses pengelolaan suatu bisnis dengan merancang identifikasi peluang bisnis, perencanaan yang strategis, serta penyelesaian masalah yang solutif. Untuk melakukannya kita dapat mengimplementasikannya mealui berbagai kegiatan serta ide-ide yang inovatif,” tutur Agis.

