Kuningan – Gelaran alih tugas di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan perdana dalam era kepeminpinan H. Dian Rachmat Yanuar – Hj. Tuti Andriani libatkan 13 Pejabat Eselon II, dengan lokasi acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan berlangsung di Joglo Objek Wisata Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, pada Jumat (13/6/202).
Pada kesempatan itu Bupati Dian mengatakan, pemilihan Desa Cibuntu sebagai lokasi pelantikan bukanlah tanpa alasan, namun merupakan simbol untuk mendorong para birokrat berpikir out of the box dan bertindak lebih kreatif, sekaligus menyadarkan kembali bahwa core business adalah pariwisata.
Bahkan menurut Dian, acara mutasi dan rotasi bisa saja diselenggarakan di lokasi-lokasi tak terduga lainnya, seperti di area persawahan, dekat tempat pembuangan sampah, atau bahkan di desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Agar para pejabat keluar dari zona nyaman, dan rutinitas birokrasi yang terkadang menjemukan, sekaligus menyadari, bahwa jabatan adalah ladang pengabdian untuk menjawab persoalan riil masyarakat.
Menyinggung masalah alih tugas, ditegaskan Dian, bahwa rotasi dan mutasi adalah sebuah keniscayaan dalam birokrasi yang bertujuan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja, bukan sebagai hukuman atau penghargaan. Dan Hidup adalah tentang mencari makna, bukan semata-mata mengejar kedudukan, seperti diungkapkan dalam falsafah Sunda, “Hirup kudu nyuprih harti, lain saukur ngudag pangkat”.
“Jabatan bukanlah tempat bernaung, melainkan ladang terbuka dimana peluh, ikhtiar, tenaga, hati, dan pikiran ditanam sebagai akar tanggung jawab ke tanah pengabdian,” ungkap Dian.
Dian mengingatkan, pekerjaan rumah yang besar masih dihadapi Kabupaten Kuningan, diantaranya angka kemiskinan, stunting, pengangguran, hingga persoalan sampah yang kian kompleks. Dimana penyelesaian masalah-masalah tersebut tidak bisa lagi dikerjakan secara sektoral, seperti masalah kemiskinan bukan hanya urusan Dinas Sosial, atau masalah sampah, bukan semata-mata tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup.
“Apakah kita akan diam? Apakah kita akan stuck, tidak akan berubah? Ataukah kita mulai sekarang mengambil perjuangan ini? Ini adalah urusan kita semua. Saya dan Ibu Wakil Bupati tidak sanggup kalau tidak dibantu oleh Bapak Ibu semuanya,” katanya.
Diakhir kaimatnya, selain mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan menitipkan pesan untuk senantiasa menjaga integritas, serta merawat kepercayaan yang telah diberikan, Dian mengajak seluruh jajaran untuk berkolaborasi dan bersinergi mewujudkan visi Kuningan Melesat.
Dan inilah ke-13 pejabat yang menjalani alih tugas dan pengukuhan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 821.22/KPTS. 679-BKPSDM/2025 diantaranya,
1. Drs. Deniawan, M.Si semula posisinya sebagai Inspektur, kini menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
2. Drs. H. Ajmad Juber, M.Si dari jabatan kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, menjadi Inspektur Daerah.
3. Drs. H. Nurahim, M.Si. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), kini Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
4. Beni Prihayatno, S.Sos, M.Si dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), sekarang sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta masih berposisi sebagai penjabat sekretaris daerah (Pj Sekda).
5. H. Mochamad Nurdijanto, SH., M.Si Asisten Administrasi Umum Setda (Asda 3), menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
6. Drs. H. Dadi Hariadi, M.Si sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
7. Drs. Agus Basuki, M.Si. dari posisi kepala Satuan Polisi Pamong Prajat (Kasatpol PP) dipindah menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
8. dr. H. Edi Martono, MARS dari jabatan Staf Ahli Bupati menjadi Kepala Dinas Kesehatan.
9. dr. Hj. Susi Lusiyanti, MM dari jabatan Kepala Dinkes menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
10. Wawan Setiawan, S.Hut, MT dari jabatan kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat.
11. Dr. Asep Taufik Rohman, M.Si, M.Pd. dari kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) berpindah jabatan sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan.
12. H. Deden Kurniawan Sopandi, A.Ks, M.Si. dari jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda berpindah sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
13. dr. Deki Saifullah, MMKes masih sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah “45”. (Yud’s)

