KUNINGAN, JURNALINFORMASI.COM – Dedikasi dan semangat juang tinggi kembali ditorehkan atlet muda Kabupaten Kuningan. Dua atlet binaan Cilimus Athletic Club (CAC) berhasil mengharumkan nama daerah di kancah nasional setelah memboyong medali emas dan perunggu dalam ajang Jakarta Athletics League Series 2 Tahun 2026.
Kejuaraan bergengsi yang dipusatkan di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, pada 8-10 September 2026 itu, diikuti ratusan atlet muda dari berbagai daerah dan pusat pembinaan atlet di Indonesia.
Pelatih Utama CAC, Agus Samsudin, mengungkapkan dua srikandi yang mengukir prestasi tersebut adalah Mutiara Anindya Putri dan Dhiya’ul Kamillah Maryatna. Keduanya turun di nomor teknik Lontar Martil Putri kategori U-18.
Hasilnya membanggakan. Mutiara Anindya Putri tampil sebagai juara pertama dan merebut medali emas dengan lontaran terjauh 36,47 meter. Sementara rekannya, Dhiya’ul Kamillah Maryatna, mengamankan medali perunggu dengan catatan lontaran 29,09 meter.
Medali perak pada nomor tersebut diraih atlet PPOP DKI Jakarta, Mutia Rusmanita, dengan lontaran 30,67 meter.
“Alhamdulillah, Mutiara meraih emas dengan 36,47 meter dan Kamillah perunggu dengan 29,09 meter. Persaingannya sangat ketat karena ini level nasional,” ujar Agus Samsudin saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).
Lumbung Atlet Berprestasi yang Berangkat Mandiri
Agus menuturkan, Jakarta Athletics League Series 2 merupakan kejuaraan yang fokus pada pembinaan dan pengembangan atlet muda kelompok usia U-16, U-18, dan U-20. Nomor yang dipertandingkan cukup lengkap, mulai dari nomor lintasan seperti sprint 100 meter, lari gawang, hingga nomor lapangan seperti lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru, dan lempar lembing.
Melihat ajang tersebut sebagai kesempatan penting untuk menambah jam terbang, CAC memutuskan untuk memberangkatkan atletnya meski tanpa sokongan anggaran dari pihak manapun.
“Kami melihat ini peluang emas untuk mengasah mental bertanding dan merealisasikan hasil latihan selama ini. Meskipun tanpa bantuan anggaran dari manapun, kami berangkat dengan biaya mandiri. Tekadnya hanya satu, ingin menguji kemampuan anak-anak di level nasional,” tuturnya.
Pengorbanan itu terbayar lunas. Tidak hanya membawa pulang medali, kedua atlet tersebut juga berhasil membawa nama Kabupaten Kuningan berkibar di tingkat nasional.
“Syukurnya, kami berangkat biaya sendiri, pulang membawa prestasi. Ini bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi halangan untuk berprestasi. Semoga ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kuningan lainnya dan menjadi perhatian bagi semua pihak,” pungkas Agus.
CAC sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu klub atletik lumbung atlet berprestasi di Kabupaten Kuningan yang konsisten melahirkan atlet-atlet potensial untuk Jawa Barat dan Indonesia. (Yud’s)

