FEATURE, JURNALINFORMASI.COM – Kabupaten Kuningan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan pada Semester I 2026 sebesar 36,86% dibandingkan Semester I 2025.
Kenaikan hampir 38% ini menjadi sinyal kuat kebangkitan pariwisata Kuningan yang berbasis alam, keluarga, dan pengalaman menginap yang menyatu dengan alam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan Aries Susandi, S.T., M.Si., melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Ahmad Jajuli, S.Kom., M.Si., mengatakan, tren positif ini sudah terlihat sejak libur Lebaran 2026. Selama periode 18-30 Maret 2026 saja, ribuan wisatawan memadati Daya Tarik Wisata (DTW) dan menginap lebih lama di Kuningan.
“Data Semester I 2026 ini naik 36,86% dibanding tahun lalu. Ini menunjukkan wisatawan tidak hanya datang untuk kunjungan singkat, tetapi memilih untuk tinggal dan menikmati suasana Kabupaten Kuningan dalam waktu yang lebih lama,” ujar Jajuli kepada jurnalinformasi.com, Selasa (19/8).
Waduk Darma Tak Tergoyahkan, Wisata Alam Jadi Primadona
Dari hasil monitoring dan evaluasi Disporapar, 10 besar DTW paling diminati selama libur Lebaran 2026 masih didominasi wisata alam dan rekreasi keluarga.
Waduk Darma kembali tak tergoyahkan di puncak dengan menyedot 27.171 wisatawan. Di bawahnya persaingan ketat, Woodland di posisi kedua dengan 17.559 pengunjung, disusul Zamzam Pool dengan 14.010 pengunjung.
Berikut daftar lengkap 10 destinasi terlaris Libur Lebaran 2026:
Waduk Darma: 27.171 wisatawan
Woodland: 17.559 wisatawan
Zamzam Pool: 14.010 wisatawan
Talaga Biru Cicerem: 11.170 wisatawan
J&J: 7.424 wisatawan
Desa Wisata Cibuntu: 5.980 wisatawan
Lembah Cilengkrang: 3.348 wisatawan
Sideland: 3.151 wisatawan
Lagoon: 2.810 wisatawan
Sangkanhurip Alami: 2.806 wisatawan
“Tingginya angka kunjungan ini memperlihatkan bahwa wisata berbasis alam, rekreasi keluarga, serta desa wisata masih menjadi pilihan utama. Wisatawan sekarang mencari pengalaman, bukan sekadar pemandangan,” jelas Jajuli.
Tren tersebut juga mendongkrak sektor akomodasi. Okupansi hotel dan resort melonjak. Santika Premiere Linggarjati menjadi yang paling diburu dengan 3.911 tamu, disusul Camp Park Talaga Surian (2.870 tamu) dan Grand Cordela AS Putra (2.560 tamu).
Tren glamping dan resort yang menyatu dengan alam juga menguat. Sangkan Resort Aqua Park (2.302 tamu) dan Resort Teras Cibulakan (2.260 tamu) masuk lima besar, disusul Tirta Sanita Resort, Grage Sangkan Resort & Spa, Pondok Cilega/Villa, Montana Hotel, dan De Jehan’s Hotel.
Didukung Data Digital Real-Time dan Aplikasi ExploreKuningan
Di balik lonjakan ini, Disporapar Kuningan melakukan transformasi digital dalam pengelolaan data. Disporapar Kuningan bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat kini berkolaborasi melalui platform digital KUDAKU dan QINANTI.
Melalui sistem ini, setiap destinasi wisata dipasangi QR Code yang dipindai wisatawan saat berkunjung, sehingga data kunjungan dapat terekam dan dikelola secara real-time, akurat, dan transparan.
Untuk memudahkan wisatawan, Disporapar Kuningan juga telah meluncurkan super-app pariwisata ExploreKuningan.
“Saat ini Disporapar punya platform digital untuk mengetahui informasi wisata, kuliner, akomodasi, dan event unggulan. Untuk kemudahan informasi, wisatawan bisa download dan cek di ExploreKuningan,” kata Jajuli.
Aplikasi ExploreKuningan sudah bisa di-download di Playstore dan Appstore. Masyarakat yang ingin menghabiskan weekend bisa langsung merencanakan liburannya sekarang. Weekend di Kuningan aja, jelajahi wisata unggulannya!
Siapkan Seba Sapton dan Majalah Digital Bersama IPB
Tak berhenti di situ, Disporapar juga tengah mematangkan persiapan event budaya akbar Seba Sapton yang tergabung dalam rangkaian Hari Jadi Kuningan.
Sebagai strategi promosi jangka panjang, Disporapar Kuningan juga berkolaborasi dengan IPB University Program Studi Komunikasi dan Media untuk menerbitkan majalah digital pariwisata Kuningan.
“Jadi bagi wisatawan yang memerlukan info pariwisata Kuningan secara mendalam, bisa diakses juga melalui majalah digital tersebut,” pungkasnya.
Dengan potensi pegunungan, danau, udara sejuk, desa wisata yang asri, serta dukungan teknologi digital, Kabupaten Kuningan optimistis terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. ***Dirgahayu RI ke-81 dan Selamat Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528. (Redaksi)

