JAKARTA – Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Joko Yuliantono secara resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) IKOPIN University periode 2025 – 2029 di Gedung Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (19/1/2026)
Langkah ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional melalui kolaborasi antara pemerintah dan akademisi serta praktisi.
Dalam sambutannya, Menteri Koperasi menegaskan bahwa para alumni IKOPIN memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam modernisasi koperasi di Indonesia. Ia berharap IKA IKOPIN tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi mitra strategis kementerian dalam mengimplementasikan kebijakan ekonomi kerakyatan.
“Kita membutuhkan pemikiran-pemikiran segar dan kepakaran dari para alumni IKOPIN untuk menjawab tantangan ekonomi digital. Koperasi harus bertransformasi menjadi entitas bisnis yang modern, akuntabel, dan kompetitif,” ujar Menteri Koperasi di hadapan pengurus yang dilantik.
Sinergi Strategis: Kemenkop Jadikan Ikopin University Pusat Pengkaderan Resmi dan Libatkan Alumni dalam Program Merah Putih
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi memaparkan dua agenda besar yang akan menempatkan Ikopin University dan para alumninya sebagai pilar utama transformasi ekonomi kerakyatan.
Poin pertama yang menjadi sorotan utama adalah komitmen pemerintah untuk menetapkan Ikopin University sebagai lembaga pengkaderan koperasi resmi. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan mendesak akan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki ideologi koperasi yang kuat. Melalui kerja sama ini, Ikopin University akan menjadi “kawah candradimuka” bagi para pengelola koperasi masa depan, di mana kurikulum dan pelatihan akan diselaraskan dengan standar kebutuhan industri dan regulasi pemerintah.

“Kita tidak bisa membangun koperasi yang kuat tanpa kader yang terdidik. Oleh karena itu, Kementerian Koperasi secara resmi menggandeng Ikopin University untuk menjadi pusat pendidikan dan sertifikasi bagi insan koperasi di seluruh Indonesia,” tegas Menteri Koperasi dalam orasinya.
Lebih lanjut, poin strategis kedua menyentuh langsung pada implementasi di tingkat akar rumput. Menteri Koperasi menginstruksikan keterlibatan aktif alumni IKOPIN dalam menyukseskan Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, yang merupakan program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Indonesia.
Alumni IKOPIN diproyeksikan untuk menjadi tenaga ahli dan pendamping di lapangan guna memastikan Koperasi Merah Putih menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri. Keterlibatan ini diharapkan mampu mengurai sumbatan-sumbatan ekonomi di pedesaan dan kelurahan, sekaligus memastikan distribusi kesejahteraan yang lebih merata melalui tata kelola koperasi yang profesional.
Dengan penyatuan visi antara institusi pendidikan, organisasi alumni, dan pemerintah, pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan sebuah deklarasi perang terhadap ketimpangan ekonomi melalui penguatan koperasi dari desa hingga ke tingkat nasional. (Karim Pamela)

