Kuningan – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana yang akrab disapa IB ungkapkan kejadian bencana sepanjang tahun 2025, atau dari 1 Januari hingga 31 Desember, yang tersebar di 31 kecamatan dan 127 desa/kelurahan di Kabupaten Kuningan.
“Dominasi kejadian bencana sepanjang kurun waktu tahun 2025 adalah tanah longsor dan cuaca ekstrim,” ungkap IB.
IB memperinci infografis kebencanaan tahun 2025 diantaranya, banjir 10 kejadian, tanah longsor 199 kejadian, cuaca ekstrim 67 kejadian, kabakaran rumah dan bangunan lainya 16 kejadian, bangunan ambruk 26 kejadian, orang hanyut/tenggelam 5 kejadian, dan orang hilang 1 kejadian.
“Untuk Jiwa Terdampak atas kejadian tersebut, meninggal 6 jiwa, luka-luka 3 jiwa, mengungsi 257 jiwa, menderita 1698 jiwa,” rincinya.
Untuk rumah rerdampak, sambung IB, rusak berat 31 unit, rusak sedang 48 unit, rusak ringan 170 unit, terancam 56 unit, serta terendam 189 unit.
Sedangkan prasarana terdampak antara lain, jalan 25 titik, jembatan 4 titik, sawah 10.6 hektare (Ha), kebun/hutan 25 Ha, sarana pendidikan 15 unit, sarana kesehatan 2 titik, sarana ibadah 2 titik, tembok penahan tanah (TPT) 118 titik, dan sarana irigasi 31 titik.
“BPBD Kabupaten Kuningan terus berkomitmen melakukan respon cepat, penanganan darurat, serta upaya mitigasi risiko bencana demi mewujudkan Kuningan Melesat Tangguh Bencana. Dan kami mengajak masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama,” tutur IB. (Yud’s)

