Kuningan – Jelang pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup antar kecamatan se-Kabupaten Kuningan yang akan dilangsungkan mulai 1 Agustius 2025, Bupati H. Dian Rachmat Yanuar pimpin langsung rapat persiapan, dengan dihadiri para camat dan Kapolsek, pada Selasa (8/7/2025), di Ruang Rapat Linggajati.
Event yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kuningan ke-572 dan digelar atas kerja sama Pemertintah Daerah Kabupaten Kuningan dengan sponsor utama PT. Pesona Linggarjati Kuningan tersebut, menurut Bupati Dian, merupakan ajang penjaringan bibit atlet muda berbakat, sekaligus membangkitkan kembali kejayaan sepak bola di Bumi Kuningan.
“Turnamen ini bukan semata ajang kompetisi, tetapi bagian dari strategi pembangunan karakter generasi muda, sekaligus membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Kabupaten Kuningan. Ini bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tapi soal bagaimana kita membangun generasi muda yang sportif, bermental juara, dan memiliki kebanggaan terhadap daerahnya,” ujar Dian.
Dian menegaskan, kehadiran turnamen tersebut sekaligus menjadi langkah awal upaya pembinaan atlet lokal, yang akan diproyeksikan membela PESIK Kuningan di ajang Liga 4 Seri 1 Jawa Barat.
“Saya ingin kembali membangun skuad PESIK yang kuat, setidaknya bisa masuk Liga Nusantara atau bahkan ke Liga 2. Pembibitan ini penting. Nantinya selama turnamen, Ismed Sofyan dan Rachmat Affandi yang merupakan Direktur Teknik PESIK Kuningan akan memantau langsung talenta-talenta terbaik para pemain,” tegasnya.
Senada dengan penegasan Bupati Dian, Direktur Persatuan Sepak Bola Indonesia Kuningan (Pesik) Pebry Andriansyah, yang jug merupakan Direktur PT. Pesona Linggarjati Kuningan, sponsor utama Turnamen Sepak Bola Bupati Cup, Pebry Andriansyah mengungkapkan komitmennya, untuk terus mendukung persepakbolaan di Kabupaten Kuningan.
“Semoga akan lahir para pemain Pesik handal melalui Turnamen Bupati Cup, tahun ini lolos liga 4, naik liga 3, naik liga 2 bahkan sekelas Persib. Kami yakin dari sini akan lahir pemain-pemain potensial,” ungkap Pebry.
Sementara itu Ketua Panitia Bupati Cup 2025, Asep Ismanto memaparkan, turnamen akan menggunakan sistem gugur, dimana babak penyisihan akan berlangsung di 8 zona, masing-masing zona terdiri dari empat kecamatan, dengan lokasi pertandingan tersebar di berbagai lapangan desa.
Diantaranya, Zona I – Lapangan Desa Selajambe (Kecamatan Cilebak, Subang, Selajambe, Darma), Zona II – Lapangan Cipari, Kecamatan Cigugur (Kec. Kadugede, Nusaherang, Kuningan, Cigugur), Zona III – Lapangan Kramatwangi (Kec. Garawangi, Ciniru, Hantara, Sindangagung), Zona IV – Lapangan Cikaso ( Kec. Kramatmulya, Jalaksana, Japara, Cigandamekar).
Sedangkan Zona V – Lapangan Cilimus (Kec. Cilimus, Pancalang, Mandirancan, Pasawahan), Zona VI – Lapangan Karyawisesa ( Kec. Cidahu, Cipicung, Ciawigebang, Kalimanggis), Zona VII – Lapangan Ibrahim Aji (Kec. Luragung, Cibeureum, Cimahi, Cibingbin), Zona VIII – Lapangan Maleber (Kec. Maleber, Lebakwangi, Ciwaru, Karangkancana).
Diperinci Asep, pertandingan dijadwalkan berlangsung setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Babak penyisihan zona digelar pada tanggal 1 hingga 8 Agustus. Selanjutnya, babak 16 besar akan dimainkan pada 9, 10, 15, dan 16 Agustus.
Sedangkan Perempat final dijadwalkan pada 23 dan 24 Agustus, disusul semifinal pada 27 Agustus, dan final pada 1 September 2025. Mulai babak 16 besar hingga partai puncak akan berlangsung di Stadion Mashud Wisnusaputra, stadion kebanggaan masyarakat Kuningan.
“Setiap kecamatan wajib menurunkan tim berisi maksimal 22 pemain, terdiri dari 19 pemain muda kelahiran 2005 atau setelahnya, serta diperbolehkan mendaftarkan maksimal 3 pemain senior berusia tidak lebih dari 30 tahun (kelahiran 1995). Intinya, kami beri ruang untuk pemain senior menghijau di lapangan,” papar Asep, yang merupakan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) itu. (Yud’s)

