Kuningan – Event spektakuler agenda tahunan Kabupaten Kuningan bagi para pesepeda tingkat nasional hingga internasional Tour de Linggarjati (TdL) akan kembali digelar pada September 2025 mendatang, namun meski waktu pelaksanaan kegiatan yang konon tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut masih terbilang lama, sudah banyak peserta mendaftarkan diri.
Diakui Ketua Pelaksana TdL ke-8 Tahun 2025, Yanuar Firdaus, bahwa kegiatan yang akan dilangsungkan pada bulan September itu pendaftarannya sudah dibuka, dan luar biasanya sudah banyak peserta domestik, maupun internasional yang mendaftarkan diri.
Yanuar memaparkan, rangkaian acara TdL akan dimulai pada Jumat, 12 September 2025, dengan agenda registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan atlet, technical meeting, dan welcoming party yang digelar untuk menyambut kontingen dari berbagai daerah dan negara.
“Pelaksanaan pertandingan sendiri akan dimulai pada Sabtu (13/9/2025), yang diawali dengan gelaran Individual Road Race (IRR). Titik start dan finish akan berada di depan Masjid Syiarul Islam, Kuningan. Para peserta akan menempuh rute dengan tingkat kesulitan berbeda-beda, mulai dari 30,7 kilometer hingga 111 kilometer, tergantung pada kategori lomba, termasuk untuk kelas elite nasional dan internasional,” papar Yanuar.
Memasuki Minggu (14/9/2025), masyarakat umum akan diajak turut meramaikan kegiatan melalui Fun Bike sejauh 20,8 kilometer. Kegiatan ini terbuka bagi siapa saja, baik komunitas sepeda lokal, pelajar, ASN, hingga masyarakat umum.
Menurut Yanuar, Tour de Linggarjati tak hanya mengandalkan kekuatan sport, tetapi juga menjadi panggung budaya dan gerakan sosial. Di area Taman Kota Kuningan akan digelar Gelar Budaya sebagai bentuk pelestarian seni dan kearifan lokal, disana warga akan disuguhi berbagai penampilan seni tradisional dari sanggar-sanggar lokal.
Panitia juga, sambung Yanuar, akan menyiapkan bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan masyarakat, serta kegiatan sosial seperti donor darah dan aksi kolaboratif lainnya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Ini adalah cara kami memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan produk lokal Kuningan ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Dia berharap, event ini akan mampu menjadi etalase promosi sport tourism sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah.
Dikatakan Yanuar, antusiasme peserta dari berbagai daerah sudah mulai terlihat. Dan itu terbukti dengan sejumlah klub sepeda dari berbagai wilayah Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam Tour de Linggarjati ke-8 ini, diantaranya MRT Purworejo, Jawa Tengah – 5 atlet, VDCC BSTS, Jawa Tengah – 10 atlet, ISSI & Club Cilacap, Jawa Tengah – 30 atlet, ISSI Bekasi, Jawa Barat – 6 atlet, iBike Management – 20 atlet, Sangkuriang Bandung, Jawa Barat – 10 atlet, Maulana Cycling Bike Academy Garut – 2 atlet kategori Youth, Perkasa Cycling Team Boyolali – 20 atlet, NR12CA – 8 rider, dan Ques Cycling Academy Purwokerto – 10 atlet.
Sedangkan keikutsertaan peserta dari luar negeri juga mulai dikonfirmasi. Beberapa tim yang telah terdaftar antara lain, Team Selangor, Malaysia – 9 rider, Team Nasional Brunei Darussalam, Team Trengganu, Malaysia, Team Aquatwo Cyclomotion, Kuala Lumpur – 9 rider, Team Kelantan, Malaysia – 9 rider, Team SACA Sarawak (Persatuan Berbasikal Samarahan), Malaysia – 10 rider.
“Selain dari negara-negara Asia Tenggara, panitia juga membuka peluang partisipasi dari klub-klub sepeda di kawasan Eropa, yang saat ini sedang dalam proses penjajakan dan komunikasi lebih lanjut,” kata Yanuar.
Sementara, Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar menegaskan, bahwa tahun ini Pemerintah Kabupaten Kuningan akan menggelar tiga event olahraga besar secara Non-APBD. Ketiganya adalah turnamen tenis terbuka, turnamen sepak bola Bupati Cup antar kecamatan, dan Tour de Linggarjati.
“Turnamen sepak bola Bupati Cup akan berlangsung selama bulan Agustus dan mencapai puncaknya pada babak semifinal dan final yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Kuningan. Selain itu ada Tour de Linggarjati, yang akan menarik perhatian publik, baik nasional maupun internasional,” tandas Bupati Dian usai bersepeda, Jumat (4/7/2025).
Bupati Dian yang juga merupakan penggagas utama event Tour de Linggarjati ini mengungkapkan, pelaksanaan TdL tahun 2025 ini mendapat dukungan Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), yang juga merupakan putra asli Desa Haurkuning, Kabupaten Kuningan. (Yud’s)

