KUNINGAN, JURNALINFORMASI.COM – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Kuningan menggelar ‘KNPI Bersholawat’ untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Acara tersebut dipusatkan di Gedung Pemuda Kuningan, Sabtu (12/9/2026) malam.
Momentum peringatan kelahiran Rasulullah dimaknai sebagai penguatan karakter generasi muda di tengah disrupsi teknologi.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, yang hadir langsung, menegaskan bahwa Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai ritual seremonial tahunan semata.
Menurutnya, esensi peringatan adalah meneladani etika, integritas, dan akhlak Rasulullah SAW sebagai fondasi moral bagi penerus pembangunan daerah.
“Pemuda hari ini bukan hanya penerus pembangunan, tetapi penentu wajah Kabupaten Kuningan di masa yang akan datang. Kita butuh pemuda yang memiliki benteng moral dan spiritual yang kuat,” kata Wabup Tuti dalam sambutannya di hadapan jajaran pengurus KNPI dan organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Kuningan.
Tuti menyoroti tantangan generasi muda di era percepatan informasi. Ia menilai, anak muda dituntut adaptif dan dinamis dalam menguasai teknologi, namun tidak boleh tercerabut dari jati diri dan nilai-nilai ketimuran.
“Boleh maju dalam teknologi, tetapi tetap kuat dalam akhlak. Boleh memiliki cita-cita setinggi langit, tetapi tetap rendah hati. Boleh berbeda pilihan dan pandangan, tetapi jangan sampai kehilangan persaudaraan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Kuningan menaruh harapan besar terhadap peran pemuda dalam menyukseskan visi pembangunan ‘Kuningan Melesat’. Tuti meminta KNPI tidak terjebak pada rutinitas administratif organisasi.
Ia mendorong KNPI sebagai wadah berhimpun OKP untuk bertransformasi menjadi motor penggerak yang melahirkan program-program berdampak langsung dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pemuda harus hadir dengan gagasan, karya, dan aksi nyata. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, jadilah pelaku perubahan,” tutur Tuti.
Acara KNPI Bersholawat sendiri berlangsung khidmat dengan lantunan sholawat bersama, tausiyah kebangsaan, dan doa untuk kemajuan Kabupaten Kuningan. (Redaksi)

