KUNINGAN, JURNALINFORMASI.COM – AS (24) terjatuh ke dalam sumur di rumahnya di Dusun Cirandeg RT 05/RW 04, Desa Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (20/8/2026). Korban berhasil dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran setelah berada di dasar sumur yang sempit dan dalam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh kakak kandung korban, Karmila. Ia curiga setelah adiknya tidak terlihat di sekitar rumah.
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan kronologinya.
“Menurut keterangan saksi atas nama Karmila kakak kandung korban, menyadari adiknya tidak ada sehingga langsung mencari di sekeliling rumah. Kemudian didapati senter di dekat sumur dan timba air berada di dasar sumur. Kakak korban mencurigai adiknya masuk sumur karena memiliki riwayat gangguan epilepsi,” ujar Andri.
Karmila kemudian meminta bantuan tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat. Perangkat desa selanjutnya menghubungi call center Damkar Kuningan untuk penanganan lebih lanjut.
Menerima laporan pada pukul 11.54 WIB, Tim Damkar Kabupaten Kuningan langsung meluncur ke lokasi. Tim tiba di lokasi pada pukul 12.30 WIB.
Proses evakuasi dilakukan oleh 7 orang anggota Damkar Kabupaten Kuningan. Petugas menghadapi kendala di lapangan karena sumur terlalu sempit dan dalam, serta debit kedalaman air yang cukup dalam. Korban diketahui berada di dasar sumur sehingga petugas harus ekstra hati-hati dalam proses pengangkatan.
Setelah sekitar satu jam, proses evakuasi selesai pada pukul 13.30 WIB. Korban berhasil diangkat dari dasar sumur.
“Tindakan penanganan yang dilakukan adalah evakuasi korban oleh 7 anggota Damkar. Hambatan di lapangan karena sumur terlalu sempit dan dalam,” kata Andri.
Tidak ada kerugian materi dalam kejadian ini.
Andri mengimbau kepada warga yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit epilepsi untuk meningkatkan pengawasan, terutama saat berada di dekat sumur atau sumber air terbuka. (Redaksi)

