Kuningan – Sejumlah rumah sakit dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) raih penghargaan dalam prosesi pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tingkat Kabupaten Kuningan, yang digelar di Lapangan Setda Kuningan, Kompleks Kuningan Islamic Center, Selasa (12/11/2025).
Rumah sakit dan Puskesmas yang memperoleh reward pada peringatan HKN yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dengan mengusung tema nasional “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” dan dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si itu diantaranya,
Hasil penilaian kinerja rumah sakit:
Peringkat 1: RS Sekar Kamulyan
Peringkat 2: RS Permata
Peringkat 3: RS El Syifa
Hasil penilaian kinerja puskesmas:
Peringkat 1: UPTD Puskesmas Cidahu
Peringkat 2: UPTD Puskesmas Cilimus
Peringkat 3: UPTD Puskesmas Luragung
Hasil penilaian kinerja puskesmas non rawat inap:
Peringkat 1: UPTD Puskesmas Ciawigebang
Peringkat 2: UPTD Puskesmas Hantara
Peringkat 3: UPTD Puskesmas Japara
Selain itu, turut dilakukan penyerahan kacamata gratis hasil kerja sama GAPOPIN dan IROOPIN dengan TP PKK Kabupaten Kuningan kepada para penerima manfaat.
Dihadapan Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H, M.Kn, unsur Forkopimda, para kepala SKPD, camat, kepala UPTD Puskesmas, direktur rumah sakit, pimpinan perguruan tinggi kesehatan, serta organisasi profesi kesehatan se-Kabupaten Kuningan itu, dalam amanatnya Bupati Dian menekankan, bahwa peringatan HKN bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat.
“Peringatan HKN ini menjadi waktu yang tepat bagi kita semua untuk melakukan refleksi dan terus berupaya memperbaiki mutu layanan kesehatan, agar semakin sesuai dengan harapan masyarakat. Masih ada ruang untuk berbenah, dan saya percaya jajaran kesehatan Kuningan memiliki semangat besar untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik,” ucap Dian.
Apresiasi juga diberikan Bupati Dian untuk tenaga kesehatan dan para insan yang telah berprestasi serta berdedikasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuningan.
“Mereka yang hari ini menerima penghargaan adalah inspirasi bagi kita semua. Tantangan di sektor kesehatan memang tidak sedikit, mulai dari upaya penurunan stunting, pengendalian penyakit menular, hingga peningkatan fasilitas pelayanan. Namun, dengan kerja keras dan kolaborasi, saya yakin semuanya bisa kita hadapi,” ungkap Dian.
Dian berharap seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Kuningan terus memperkuat semangat pelayanan dengan tulus, profesional, dan berorientasi pada masyarakat. Dan peringatan HKN ke-61 ini menjadi spirit untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kuningan.
“Semoga peringatan HKN ke-61 di Kuningan menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk mewujudkan Kuningan yang sehat, tangguh, dan berdaya. Dari generasi yang sehat akan lahir masa depan yang hebat,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia HKN ke-61, dr. H. Denny Mustafa, melaporkan bahwa peringatan HKN tahun ini diisi dengan 35 rangkaian kegiatan yang digelar sepanjang November hingga Desember 2025, diantaranya pemeriksaan dan pengobatan gratis, khitanan massal, edukasi kesehatan remaja, skrining USG tumor payudara, rujukan balita stunting, serta seminar kesehatan dan pelatihan bagi tenaga medis.
“Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya promotif dan preventif kesehatan,” jelas Denny.
Sejumlah kegiatan menarik turut menjadi perhatian publik, seperti “Go Hike, Get Healthy” di Pos Pendakian Cigowong, pemeriksaan EKG gratis di RS Jantung Hasna Medika, dan talkshow hipertensi serta diabetes di RS Sekar Kamulyan. Puncak acara HKN ke-61 dijadwalkan pada 22 November 2025, dengan melibatkan seluruh unsur kesehatan di Kabupaten Kuningan.
Usai upacara, dilaksanakan penyerahan piagam kinerja rumah sakit secara simbolis oleh Bupati, didampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, dan pejabat terkait. (redaksi)

