Kuningan – Dalam tempo kurang lebih 20 hari rumah milik Sakum (50), warga Rt. 001/001, Dusun Keramat Kesambi, Desa Padarama, Kecamatan Ciawigebang, yang hangus hingga hampir rata dengan tanah, akibat peristiwa kebakaran bisa kembali ditempati, setelah selesai dibangun utuh melalui program Sentuhan Hati DPD Pekat IB Kabupaten Kuningan.
Peresmian mulai dihuninya kembali rumah oleh keluarga Sakum dilakukan jajaran DPD Pekat IB Kuningan bersama berbagai pihak yang memberikan dukungan penuh pelaksanaan program, diantaranya Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja (Pangeran Kuda Putih), Anggota Komisi II DPRD Kuningan dari Partai Gerindra Sri Laelasari, Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kuningan Alek Dolpiansyah, Perwakilan pengusaha H. Cecep Hendi, H. Eman Suherman, perwakilan RS Kuningan Medical Center (KMC), Babinsa, aparat dan masyarakat Desa Padarama, Sabtu (20/9/2029).
Dikatakan Ketua Pekat IB Kuningan Donny Sigakole, pihaknya merasa bersyukur pelaksanaan pembangunan rumah hingga sangat layak huni untuk keluarga Sakum korban kebakaran bisa rampung dalam kurun waktu tidak terlalu lama, dan Sakum sekeluarga bisa kembali menjalani aktivitas keseharian seperti sedia kala, serta tinggal di rumah baru dengan nyaman.
Dalam prosesi peresmian rumah Sakum, menurut Donny, terangkai pula dengan kegiatan pemberian santunan beras untuk 130 orang warga jompo, atau Lansia dari Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, juga pengobatan gratis oleh tim medis RS KMC Kuningan.
“Kami dari jajaran DPD Pekat IB Kuningan tentunya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung program Sentuhan Hati, yang merupakan realisasi dari hakekat kehadiran Pekat IB sebagai Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) untuk membantu mengantisipasi problematika sosial yang dihadapi warga, terutama warga miskin, korban bencana, dan lainnya,” kata Donny.

Dukunganpun disampaikan Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, karena dia memandang disaat tidak sedikit orang memandang negatif terhadap LSM dan Ormas, justeru Pekat IB Kuningan telah membuktikan masih ada hati, masih ada kepedulian terhadap sesama, terhadap masyarakat kecil yang tengah tertimpa musibah.
“Bukan hanya sebuah pembuktian keikhlasan membantu pada sesama yang membutuhkan, tetapi DPD Pekat IB Kuningan juga saya pandang tengah berupaya membangkitkan kembali jiwa gotong royong, yang merupakan ciri khas budaya Indonesia. Dan sayapun tidak akan lelah tuk selalu mengajak seluruh saudaraku, masyarakatku di Kuningan Jawa Barat, di Bumi Caruban Nagari mari kita temukan kembali jiwa rasa kasih sayang kita, jiwa sosial kita pada sesama,” tutur Pangeran Heru.
Sementara Kepala Desa Padarama, Kecamatan Ciawigebang Suhaman mengungkapkan, bahwa tak hanya bantuan pembangunan rumah untuk keluarga Sakum korban kebakaran yang diberikan DPD Pekat IB Kuningan untuk warganya, tetapi juga perehaban atap rumah Durma, yang turut terbakar pada peristiwa kebakaran rumah Sakum.
“Selain itu juga pemberian bantuan untuk 130 orang warga jompo, khususnya ibu Saliah, warga Rt. 02/01, Dusun Keramat Kesambi, Desa padarama. Untuk semua bantuan ini tentunya kami warga Padarama sangat berterima kasih, seraya berharap hal ini menjadi contoh untuk seluruh organisasi kemasyarakatan, juga masyarakat umum lainya dalam menguatkan kepekaan rasa peduli, terutama di masa yang memperihatinkan seperti saat ini,” ungkap Suharman. (redaksi)

