JAKARTA, JURNALINFORMASI.COM – Merah Putih berkibar! Tiga pendekar muda dari Kabupaten Kuningan sukses mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Mereka memborong 3 medali pada ajang paling bergengsi, 4th International Indonesian Open 2026 di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Di tengah persaingan super ketat yang melibatkan 3.256 pesilat terbaik dari seluruh Pelatda Provinsi se-Indonesia dan Tim Nasional Malaysia, kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kuningan tampil tanpa gentar.
Hasilnya luar biasa. Tiga pesilat turun, tiga medali dibawa pulang.
Medali emas dipersembahkan oleh Bagus Aksanu Amalan yang tampil dominan di kelas J Putra. Medali perak direbut petarung tangguh Ridho Fito Saefullah di kelas B Putra, dan medali perunggu diamankan oleh Muhammad Bintang Putranto di kelas H Putra yang dikenal paling sengit.
“Peraihan medali dari tiga pesilat ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan,” ujar Pelatih IPSI Kuningan, H. Yan Sanjaya dengan nada bangga, Senin (21/9/2026).
“Bayangkan, kejuaraan ini diikuti oleh tim-tim Pelatda terbaik dari tiap provinsi dan juga Tim Nasional Pencak Silat Malaysia. Anak-anak Kuningan bisa tampil cemerlang dan berdiri di podium juara,” tegasnya.
Yan Sanjaya yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kabupaten Kuningan itu mengungkapkan kunci kemenangan anak asuhnya.
Menurutnya, kejuaraan tahun ini yang mengusung tema “Pencak Silat: Unity in Diversity for a Better World” bukan sekadar kejuaraan biasa. Ajang ini adalah kawah candradimuka, ajang pembinaan resmi menuju misi internasional dan langkah strategis Pencak Silat menuju Olimpiade.
“Kita bersyukur, mereka tampil dengan penuh percaya diri, mental baja, dan teknik yang matang. Ini semua berkat kerja keras dan doa,” tutur Yan.
Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada tim di belakang layar yang setia mengawal perjuangan para atlet.
“Terima kasih yang luar biasa untuk Manajer Tim, H. Dudung Kurniawan, serta rekan-rekan pelatih, Coach Endang Mulyana dan Coach Syifa Hayati yang setia membimbing mereka dari pagi hingga malam selama pertandingan di TMII. Dan tentunya kami sangat berterima kasih juga pada Bupati Kuningan, Ketua KONI Kuningan, Ketua IPSI Kuningan, juga Tim Porprov Kabupaten Kuningan atas segala perhatiannya untuk perkembangan silat di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat di Kabupaten Kuningan berada di jalur yang tepat dan siap melahirkan jawara-jawara dunia berikutnya. (Redaksi)


Alhamdulillah awal yang baik untuk Porprov mendatang
Alhamdulillah… Aamiin YRA